فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِى السَّمَاۤءُ بِدُخَانٍ مُّبِيْنٍ ﴿١٠﴾
Fartaqib yauma ta'tis-samā'u bidukhānim mubīn(in).
Terjemahan
Maka, nantikanlah hari (ketika) langit mendatangkan kabut asap yang tampak jelas683)
Catatan Kaki:683) Maksudnya adalah bencana kelaparan yang menimpa kaum Quraisy akibat menentang Nabi Muhammad saw.
Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)
Asbabun Nuzul Surat Ad-Dukhan Ayat 10 - Imam as Suyuthi : Nabi Mendoakan Kaumnya Agar Kaumnya Ditimpa Paceklik Seperti Yang Terjadi Pada Umat Nabi Yusuf
“Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata.”
Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, ia mengatakan; Bahwasanya orang-orang Quraisy ketika menentang Nabi, maka beliau mendoakan mereka supaya ditimpa paceklik sebagaimana yang dialami oleh umatnya Nabi Yusuf. Mereka akhirnya terkena paceklik hingga mereka memakan tulang belulang. Ada seorang laki-laki yang memandang ke arah langit sehingga ia melihat antara dirinya dengan langit seperti ada kabut. Hal itu karena dirinya merasa sangat berat menanggung derita. Maka Allah menurunkan ayat, “Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata,” Maka laki-laki itu mendatangi Rasulullah. Kemudian ia berkata, “Wahai Rasulullah, mintalah hujan kepada Allah kepada kabilah Mudhar karena mereka sudah binasa.” Beliau lalu meminta hujan sehingga akhirnya orang-orang mendapat rahmat hujan. Maka turunlah ayat tersebut. (1)
1. Shahih: Al-Bukhari (4821) meriwayatkan dalam Bab At-Tafsir. Lihat tafsir Surat Al-Isra' ayat 60. Al-Qurthubi (9/6180) juga meriwayatkan hadits itu.
GanjaranHari KiamatHari Pembalasan
Tafsir Lengkap
Maka oleh sebab itu, tunggulah wahai Nabi Muhammad, atau siapa pun, hari ketika langit membawa kabut, yaitu debu yang beterbangan dari tanah akibat kekeringan yang berkepanjangan yang tampak jelas bagi mereka,
Dibaca 19 kali
