Surah 21Ayat 101 / 112

Al Anbiyaa

Para NabiMakkiyahJuz 17Halaman 330
Menjaga SurgaMenjaga surgaMenjaga surga

اِنَّ الَّذِيْنَ سَبَقَتْ لَهُمْ مِّنَّا الْحُسْنٰىٓۙ اُولٰۤىِٕكَ عَنْهَا مُبْعَدُوْنَۙ ﴿١٠١﴾

Innal-lażīna sabaqat lahum minnal-ḥusnā, ulā'ika ‘anhā mub‘adūn(a).

Terjemahan

Sesungguhnya orang-orang yang telah ada (ketetapan) yang baik untuk mereka dari Kami, mereka akan dijauhkan (dari neraka).

Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)

Asbabun Nuzul Surat Al-Anbiya' Ayat 101 - Menegaskan Bahwa Nabi Isa dan Para Malaikat tidak Akan Masuk Neraka Meski ada Manusia Mempertuhankan Meraka

Melalui ayat ini Allah menegaskan bahwa Isa, ‘Uzair, dan para malaikat adalah hamba-hamba-Nya yang saleh. Mereka tidak akan masuk neraka meski beberapa kelompok manusia mempertuhankan mereka karena mereka sendiri tidak pernah meminta untuk disembah.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: لمَاَّ نَزَلَتْ (إِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللهِ حَصَبُ جَهَنَّمَ أَنْتُمْ لَهَا وَارِدُوْنَ) قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الزِّبَعْرَى: أَنَا أَخْصِمُ لَكُمْ مُحَمَّدًا، فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ، أَلَيْسَ فِيمَا أَنْزَلَ اللهُ عَلَيْكَ (إِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ حَصَبُ جَهَنَّمَ أَنْتُمْ لَهَا وَارِدُونَ)؟ قَالَ: " نَعَمْ ". قَالَ: فَهَذِهِ النَّصَارَى تَعْبُدُ عِيسَى، وَهَذِهِ الْيَهُودُ تَعْبُدُ عُزَيْرًا، وَهَذِهِ بَنُو تَمِيمٍ تَعْبُدُ الْمَلَائِكَةَ، فَهَؤُلَاءِ فِي النَّارِ؟ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ (إِنَّ الَّذِينَ سَبَقَتْ لَهُمْ مِنَّا الْحُسْنَى أُولَئِكَ عَنْهَا مُبْعَدُونَ). (1)

Ibnu ‘Abbas berkata, “Ketika turun ayat, innakum wama ta‘buduna min dunillahi hasabu jahannama antum laha waridun, ‘Abdullah bin az-Ziba‘ra berkata kepada penduduk Mekah, ‘Demi kalian, aku akan berdebat dengan Muhammad.’ Ia lalu bertanya, ‘Wahai Muhammad, bukankah dalam salah satu ayat yang Allah turunkan kepadamu terdapat firman yang berbunyi innakum wama ta‘buduna min dunillahi hasabu jahannama antum laha waridun,’ ‘Benar,’ jawab Nabi. ‘Abdullah lalu menanggapi, ‘Lihatlah! Umat Nasrani menyembah Isa, umat Yahudi menyembah ‘Uzair, dan Bani Tamim menyembah malaikat. Kalau begitu maka mereka (Isa,’Uzair, dan malaikat) akan masuk neraka.’ Menanggapi ucapan itu, Allah lalu menurunkan ayat, innal-laz\ina sabaqat lahum minnal-husna ula’ika ‘anha mub‘adun.”

(1) Hasan; diriwayatkan oleh at-Tabraniy dan al-Hakim. Lihat: at-Tabraniy, al-Mu‘jam Kabir, juz 12, hadis nomor 12739; al-Hakim, al-Mustadrak, dalam Kitab at-Tafsir, Bab Tafsir Surah al-Anbiya’, juz 2, hlm. 416–417. al-Hakim mengatakan sanad hadis ini sahih namun baik al-Bukhariy maupun Muslim tidak meriwayatkannya. az\-Z|ahabiy setuju dengan penilaian ini. Sanad al-Hakim berbeda dari sanad at-Tabraniy. Pada sanad at-Tabraniy, menurut al-Hais\amiy, terdapat perawi bernama ‘A an-Najud—satu dari tujuh imam dalam ilmu qiraah) yang dianggap tepercaya oleh beberapa ulama namun dinilai daif oleh ulama yang lain. Lihat: al-Hais\amiy, Majma‘ az-Zawa’id, juz 7, hlm. 120, hadis nomor 11178. Ibnu Hajar menilai ‘Aq lahu auham (jujur namun hafalan hadisnya agak meragukan). Ia juga mengatakan bahwa al-Bukhariy dan Muslim meriwayatkan dari jalur lain hadis yang sama dengan hadis ‘Ab at-Tahz\ib, hlm. 471; az\-Z|ahabiy, Mizan al-I‘tidal fi Naqd ar-Rijal, (Beirut: Dar al-Ma‘rifah, t.th.), juz 2, hlm. 357.

IsaTamimUzair

Asbabun Nuzul Surat Al-Anbiya' Ayat 101 - Imam as Suyuthi : Orang-Orang Yang Menyembah Selain Allah Akan Dijauhkan Dari Api Neraka

“Bahwasanya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari Kami, mereka itu dijauhkan dari neraka.”
Al-Hakim meriwayatkan dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Tatkala turun ayat, “Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan Jahanam, kamu pasti masuk ke dalamnya. ”(Al-Anbiya': 98), maka Ibnu Az-Zib’ari berkata, “Matahari, bulan, para malaikat, Uzair, dan Isa, semua itu pernah disembah. Apakah mereka semua akan masuk neraka bersama tuhan-tuhan kami?” Maka turunlah ayat, “Bahwasanya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari Kami, mereka itu dijauhkan dari neraka. ” dan turun pula ayat, “Dan tatkala putra Maryam (Isa) dijadikan perumpamaan...” sampai ayat, “Sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.”(Az-Zukhruf: 57-58). (1)
1. Diriwayatkan oleh Al-Hakim (2/416) dan hadits ini dha’if. Al-Haitsami (7/69) juga meriwayatkannya dalam Al-Majma, dan ia menisbatkan kepada Ath-Thabarani. Al-Haitsami mengatakan; Di dalamnya terdapat Ashim bin Bahdalah yang merupakan perawi dha’if, tetapi dinyatakan tsicjah oleh jamaah. Lihat Ibnu Katsir (3/280),di sana disebutkan riwayat serupa tentang An-Nadhr bin Al-Harits bersama Abdullah bin Az-Zab’ari. Al-Qurthubi (6/4533) juga menuturkannya dengan beberapa perincian.
balasanKetetapanneraka

Tafsir Lengkap

Sungguh, merupakan ketetapan Kami yang mutlak, sejak dahulu bagi orang-orang yang telah ada ketetapan yang baik dari Kami, yang terpadu dengan pilihan, sikap, dan perbuatan mereka yang baik pula, mereka itu dengan seizin-Nya akan dijauhkan dari neraka.

Dibaca 26 kali