وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِى الزَّبُوْرِ مِنْۢ بَعْدِ الذِّكْرِ اَنَّ الْاَرْضَ يَرِثُهَا عِبَادِيَ الصّٰلِحُوْنَ ﴿١٠٥﴾
Wa laqad katabnā fiz-zabūri mim ba‘diż-żikri annal-arḍa yariṡuhā ‘ibādiyaṣ-ṣāliḥūn(a).
Terjemahan
Sungguh, Kami telah menuliskan di dalam Zabur496) setelah (tertulis) di dalam Aż-Żikr (Lauh Mahfuz) bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang saleh.
Catatan Kaki:496) Sebagian mufasir menyatakan bahwa Zabur adalah kitab yang diturunkan kepada Nabi Daud a.s., sedangkan Aż-Żikr adalah kitab Taurat. Menurut sebagian mufasir yang lain, Zabur adalah kitab-kitab yang diturunkan Allah Swt. kepada nabi-nabi setelah ditulis di Lauh Mahfuz.
Tafsir Lengkap
Pada ayat yang lalu Allah menerangkan keadaan orang kafir dan orang beriman di akhirat. Pada ayat ini Allah menerangkan ketetapan-Nya tentang orang-orang yang mewarisi bumi. Dan sungguh, telah Kami tulis sebagai suatu ketetapan di dalam Zabur, yang diturunkan kepada Nabi Dawud dan Sulaiman, setelah tertulis di dalam Az-Zikr, yaitu di Lauh Mahfuz, bahwa bumi ini milik-Ku dan akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang saleh, yaitu sanggup mengelola bumi dan memakmurkannya, mengambil manfaat dari kekayaan alamnya, serta sanggup memimpin masyarakat dan membangunnya dengan mengikuti petunjuk-Ku.
Dibaca 20 kali
