Surah 2Ayat 207 / 286

Al Baqarah

SapiMadaniyahJuz 2Halaman 32
Perdagangan yang paling beruntung adalah menjual jiwa kepada AllahSariyah al-Raji'Ada yang mengorbankan diri mencari Ridha Allah

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّشْرِيْ نَفْسَهُ ابْتِغَاۤءَ مَرْضَاتِ اللّٰهِۗ وَاللّٰهُ رَءُوْفٌۢ بِالْعِبَادِ ﴿٢٠٧﴾

Wa minan-nāsi may yasyrī nafsahubtigā'a marḍātillāh(i), wallāhu ra'ūfum bil-‘ibād(i).

Terjemahan

Di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya untuk mencari rida Allah. Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba(-Nya).

Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)

Asbabun Nuzul Surat Al Baqarah Ayat 207 - Kisah Perjuangan dalam Perjalanan Hijrah ke Madinah

Ayat ini turun berkaitan dengan kejadian yang menimpa salah satu sahabat bernama h}uhaib bin Sinan. Dalam perjalanan hijrahnya ke Madinah, ia dicegat oleh kaum musyrik Mekah. Ia pun rela memberikan seluruh harta miliknya asalkan mereka membiarkannya melanjutkan perjalanan.

عَنْ عِكْرِمَةَ قَالَ: لَمَّا خَرَجَ صُهَيْبٌ مُهَاجِرًا تَبِعَهُ أَهْلُ مَكَّةَ فَنَثَلَ كِنَانَتَهُ فَأَخْرَجَ مِنْهَا أَرْبَعِينَ سَهْمًا، فَقَالَ: لاَ تَصِلُونَ إِلَيَّ حَتَّى أَضَعَ فِي كُلِّ رَجُلٍ مِنْكُمْ سَهْمًا، ثُمَّ أَصِيرَ بَعْدُ إِلَى السَّيْفِ فَتَعْلَمُونَ أَنِّي رَجُلٌ، وَقَدْ خَلَّفْتُ بِمَكَّةَ قَيْنَتَيْنِ فَهُمَا لَكُمْ. قَالَ وَحَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ نَحْوَهُ، وَنَزَلَتْ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْرِي نَفْسَهُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللهِ) فَلَمَّا رَآهُ النَّبِيُّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: أَبَا يَحْيَى رَبِحَ الْبَيْعُ. قَالَ: وَتَلاَ عَلَيْهِ الآيَةَ. (1)

(1) Sahih; diriwayatkan oleh al-Hakim dan disepakati kesahihannya oleh az\-Z|ahabiy. At\-T|abraniy juga menyebutkan riwayat ini secara ringkas dalam bukunya. Al-Hais\amiy mengatakan bahwa semua perawinya s\iqah. Hadis serupa diriwayatkan dengan beberapa sanad lain yang mayoritas bersifat mursal, di antaranya riwayat yang ditulis Ibnu Abi Hatim dalam tafsirnya. Riwayat-riwayat ini keseluruhannya menguatkan kualitas hadis di atas. Lihat: al-Hakim, al-Mustadrak, dalam Kitab Ma‘rifah as-Sahabah, Bab Z|ikr Manaqib Suhaib bin Sinan, juz 3, hlm. 450, hadis nomor 5700; at-Tabraniy, al-Mu‘jam al-Kabir, juz 8, hlm. 34, hadis nomor 7289; al-Hais\amiy, Majma‘ az-Zawa’id, juz 7, hlm. 21, hadis nomor 10856; Ibnu Abi Hatim, Tafsir al-Qur’an al-‘Azim, juz 2, hlm. 368. Lihat pula: Muqbil bin Hadi, as-Sahih} al-Musnad min Asbab an-Nuzul, hlm. 38.

BudakHijrahMekkah

Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 207 - Imam as Suyuthi : Sahabat Yang Meninggalkan Hartanya Demi Mengikuti Nabi

“Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba- hambaNya.”
Diriwayatkan oleh Harits bin Abi Usamah dalam Musnod-nya, dan Ibnu Abi Hatim dari Sa’id bin Al-Musayyib berkata, “Shuhaib berhijrah untuk menemui Nabi, kemudian diikuti oleh beberapa orang dari Quraisy, kemudian Shuhaib turun dari tunggangannya dan mengeluarkan anak panahnya kemudian berkata, “Wahai orang-orang Quraisy, kalian telah mengetahui bahwa aku adalah salah termasuk orang yang pandai memanah, demi Allah kalian tidak akan dapat sampai kepadaku kecuali aku akan melepaskan semua anak panahku, kemudian aku tebas kalian dengan pedangku hingga tidak tersisa apa pun ditanganku, kemudian lakukanlah sekehendak kalian, atau jika kalian menghendaki, aku akan tunjukkan kepada kalian hartaku yang berada di Makkah dan kalian membiarkan aku pergi. Mereka berkata: “iya.” Ketika Shuhaib sampai di sisi Nabi di kota Madinah, Nabi bersabda kepadanya, “Abu Yahya mendapatkan keuntungan dari perniagaannya, Abu Yahya mendapatkan keuntungan, dan turun firman Allah, “Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya. ” Diriwayatkan oleh Al-Hakim dalam Mustodrak-nya, dari jalur Ibnu Al-Musayyib, dari Shuhaib dengan sanad yang maushul. Dan ia juga mengeluarkan riwayat yang sama dari mursal Ikrimah. Ia juga mengeluarkan riwayat ini dari jalur Hammad bin Salamah, dari Tsabit, dari Anas, dan di dalam hadits ini disebutkan dengan jelas sebab turun ayat ini, kemudian ia berkata, “Shahih dalam syarat Muslim”. (1) Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari Ikrimah berkata, “Ayat ini turun pada Shuhaib, Abu Dzarr, dan Jundub bin Sakan” salah satu keluarga dari Abu Dzarr.” (2)
(1) Disebutkan oleh Ibnu Katsir (1/337), dan bunyi haditsnya seperti ini, dan ia menyebutkan juga riwayat lain dengan tambahan “Shuhaib mendapatkan keuntungan.” Dan riwayat ini juga disebutkan oleh pemilik kitab AhMathalib AhAliyah dan Al-Hakim (3/391). (2) Ibnu Katsir berkata, “adapun kebanyakan ulama berpendapat bahwa ayat ini turun pada setiap pejuang di jalan Allah. Lihat Ibnu Jarir (2/188). Al-Qurthubi berkata, “Ayat ini turun pada syuhada perang Ar-Raji.” Qatadah berkata, “Mereka adalah kaum Muhajirin dan Anshar.” Dan, ada yang berkata, “Ayat ini turun pada Ali bin Abi Thalib ketika ia ditinggalkan oleh Nabi di atas tempat tidurnya untuk pergi ke gua (1/936).
HartaRidhaSahabat

Tafsir Lengkap

Ayat berikut diturunkan berkenaan dengan suwaihib bin Sinan arRaimi yang akan mengikuti Nabi Muhammad hijrah ke Madinah, akan tetapi orang-orang kafir Mekah melarang ia membawa kekayaannya. shuwahaib dengan ikhlas menyerahkan semua kekayaannya asal ia diperbolehkan hijrah ke Madinah, lalu turunlah ayat ini. Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya, yakni mengorbankan kekayaannya, untuk mencari keridaan Allah. Nabi Muhammad bersabda, “Sungguh beruntung perdagangan shuwahaib.” Dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal saleh untuk memperoleh rida-Nya. Mayoritas ulama mengatakan bahwa ayat ini berlaku bagi siapa pun yang berjuang di jalan Allah.

Dibaca 12 kali