Surah 2Ayat 34 / 286

Al Baqarah

SapiMadaniyahJuz 1Halaman 6
Malaikat sujud kepada Adam atas perintah AllahKata-kata malaikat dalam al-Qur'anProtes Iblis dan pembangkangannyaKata-kata Adam dalam al-Qur'anMalaikat sujud kepada Adam atas perintah AllahKata-kata Malaikat dalam al-Qur'anMalaikat sujud kepada Adam atas perintah AllahKata-kata malaikat dalam al-Qur'anPerintah untuk sujud kepada AdamPenolakan IblisKata-kata Iblis dalam al-Qur'anKata-kata Iblis dalam al-Qur'anPerintah untuk sujud kepada AdamPenolakan Iblis

وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ اَبٰى وَاسْتَكْبَرَۖ وَكَانَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ ﴿٣٤﴾

Wa iż qulnā lil-malā'ikatisjudū li ādama fasajadū illā iblīs(a), abā wastakbara wa kāna minal-kāfirīn(a).

Terjemahan

(Ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Maka, mereka pun sujud, kecuali Iblis.14) Ia menolaknya dan menyombongkan diri, dan ia termasuk golongan kafir.

Catatan Kaki:14) Iblis termasuk yang diperintahkan untuk sujud dan berasal dari golongan jin.

Tafsir Lengkap

Sebagai bentuk pengakuan malaikat akan keunggulan manusia atas mereka yang dinyatakan Allah pada ayat sebelumnya, pada ayat ini Allah memerintahkan malaikat untuk bersujud hormat kepada Nabi Adam. Dan ingatlah ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu, yakni hormatlah, kepada Adam dengan menundukkan kepala atau badan, bukan sujud ibadah!” Mendengar perintah Allah ini, maka mereka, para malaikat, pun sujud, kecuali Iblis. Iblis adalah makhluk dari jenis jin yang terbuat dari api. Iblis merasa dirinya lebih terhormat daripada Nabi Adam karena dia diciptakan dari api yang salah satu sifatnya adalah panas, membakar, dan membara. Sementara, Nabi Adam diciptakan dari tanah liat, yang kelihatan diam dan tidak bergerak. Ia, Iblis, menolak bersujud kepada Nabi Adam dan menyombongkan diri karena merasa dirinya lebih terhormat, dan, atas tindakannya ini, ia termasuk golongan yang kafir, yaitu makhluk yang menutup diri dari menerima kebenaran, ingkar terhadap kenikmatan yang diberikan oleh Allah kepadanya, dan ingkar terhadap hikmah yang terkandung di balik titah Allah.

Dibaca 20 kali