Surah 2Ayat 76 / 286

Al Baqarah

SapiMadaniyahJuz 1Halaman 11
Mereka mencoba menipu orang-orang mu'minSikap mayoritas merekaPerintah/anjuran berpikir (Ta'qilun)

وَاِذَا لَقُوا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قَالُوْٓا اٰمَنَّاۚ وَاِذَا خَلَا بَعْضُهُمْ اِلٰى بَعْضٍ قَالُوْٓا اَتُحَدِّثُوْنَهُمْ بِمَا فَتَحَ اللّٰهُ عَلَيْكُمْ لِيُحَاۤجُّوْكُمْ بِهٖ عِنْدَ رَبِّكُمْۗ اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ ﴿٧٦﴾

Wa iżā laqul-lażīna āmanū qālū āmannā, wa iżā khalā ba‘ḍuhum ilā ba‘ḍin qālū atuḥaddiṡūnahum bimā fataḥallāhu ‘alaikum liyuḥājjūkum bihī ‘inda rabbikum, afalā ta‘qilūn(a).

Terjemahan

Apabila berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata, “Kami telah beriman.” Akan tetapi, apabila kembali kepada sesamanya, mereka bertanya, “Apakah akan kamu ceritakan kepada mereka apa yang telah diterangkan Allah kepadamu sehingga mereka dapat menyanggah kamu di hadapan Tuhanmu? Apakah kamu tidak mengerti?”

Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)

Asbabun Nuzul Surat Al Baqarah Ayat 76 - Sikap Rahib Yahudi kepada Kaum Yahudi yang Mengakui Kenabian Nabi Muhammad

Sebagian kaum Yahudi menyatakan pengakuan mereka atas kenabian Nabi Muhammad di hadapan kaum mukmin. Hal ini membuat kawankawan mereka dari kalangan rahib kesal dan menegur mereka untuk tidak mengulanginya lagi. Itulah peristiwa yang melatarbelakangi turunnya ayat tersebut.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ: (وَإِذَا لَقُوْا الَّذِيْنَ آمَنُوْا قَالُوْا آمَنَّا) أَيْ بِصَاحِبِكُمْ رَسُوْلِ اللهِ ، وَلِكَنَّهُ إِلَيْكُمْ خَاصَّةً . (وَإِذَا خَلَا بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ قَالُوْا) لَا تُحَدِّثُوْا الْعَرَبَ بِهَذَا، فَإِنَّكُمْ قَدْ كُنْتُمْ تَسْتَفْتِحُوْنَ بِهِ عَلَيْهِمْ، فَكَانَ مِنْهُمْ. (1)

Menjelaskan firman Allah, wa ida laqul-ladina amanu qalu amanna, Ibnu ‘Abbas berkata, “Kaum Yahudi berkata, ‘Kami percaya sahabat kalian adalah benar utusan Allah, akan tetapi ia diutus hanya untuk kalian bukan untuk kami.’ Begitu mereka berjumpa dengan kaum Yahudi yang lain, mereka pun menegur, ‘Jangan kalian bicarakan masalah ini (kerasulan Muhammad) kepada orang Arab karena dulu kalian meminta kemenangan (atas mereka) kepada Allah dengan wasilah kerasulan Muhammad, lalu kini kita tahu ternyata ia bagian dari mereka.’"

(1) Hasan; diriwayatkan oleh at-Tabariy dari jalur Ibnu Humaid dari Salamah dari Ibnu Ishaq dari Muhammad bin Abu Muhammad dari ‘Ikrimah atau Sa'id bin Jubair dari Ibnu ‘Abbas. Lihat: at-T|abariy, Jami' al-Bayan, juz 2, hlm. 146. Semua perawi riwayat ini siqah (tepercaya). As-Suyutiy menyatakan bahwa sanad hadis ini hasan. Pendapat ini disetujui oleh Abu ‘Umar Nadi. Lihat: Jalaluddin as-Suyutiy, ad-Durr al-Mansur (Kairo: Markaz al-Hajr, cet. 1, 2003), juz 1, hlm. 428; Abu 'Umar Nadi, al-Maqbul min Asbab an-Nuzul, hlm. 60.

 

ArabRasulYahudi

Tafsir Lengkap

Keingkaran kaum Yahudi tidak saja tecermin pada keingkaran mereka terhadap kerasulan Nabi Muhammad, tetapi juga pada sikap munafiknya. Karakter ini nyata dan jelas apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman dari kelompok sahabat Nabi, mereka berkata, "Kami telah beriman sebagaimana kalian meyakini kerasulan Muhammad.” Tetapi apabila mereka kembali kepada sesamanya, mereka bertanya kepada kelompoknya, “Apakah akan kamu ceritakan kepada mereka yang menjadi pengikut Muhammad apa yang telah diterangkan Allah kepadamu di dalam Taurat tentang akan datangnya seorang rasul yang bernama Ahmad--nama lain Nabi Muhammad, sehingga mereka atau umat Islam itu dapat menyanggah kamu dan menyalahkanmu di hadapan Tuhanmu, karena kerasulan Muhammad itu memang benar dan tercantum dalam Taurat. Karena itu tidakkah kamu mengerti bahwa bila ini terjadi, yaitu penjelasan tentang kerasulan Muhammad, berarti kamu telah melakukan hal yang bodoh?” Ayat ini turun untuk menegaskan bahwa kaum Yahudi pada dasarnya mengakui kenabian MUhammad, namun mereka tidak mengimaninya.

Dibaca 17 kali