Surah 25Ayat 61 / 77

Al Furqaan

PembedaMakkiyahJuz 19Halaman 365
Kata-kata Langit dalam al-Qur'anMatahari sebagai sinar (dhiya') dan Bulan sebagai cahaya (nur)Bulan sebagai cahaya (nur) dan matahari sebagai sinar (dhiya')

تَبٰرَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِى السَّمَاۤءِ بُرُوْجًا وَّجَعَلَ فِيْهَا سِرٰجًا وَّقَمَرًا مُّنِيْرًا ﴿٦١﴾

Tabārakal-lażī ja‘ala fis-samā'i burūjaw wa ja‘ala fīhā sirājaw wa qamaram munīrā(n).

Terjemahan

Maha memberkahi (Allah) yang menjadikan gugusan bintang di langit serta padanya pelita (matahari) dan bulan yang bercahaya.

Tafsir Lengkap

Padahal jika mereka mengetahui kekuasaan Allah di alam semesta, mereka pasti bersujud kepada-Nya. Mahasuci Allah dan Mahabanyak kebaikan-Nya kepada makhluk-Nya, yang menjadikan di langit gugusan bintang-bintang dalam jumlah milyaran. Semuanya berjalan secara teratur, tak pernah ada benturan antara satu dengan lainnya. Dan Dia juga menjadikan padanya matahari dan bulan yang bersinar. Matahari mempunyai energi panas yang luar biasa besarnya yang terus menyala sehingga bisa bersinar dengan kekuatannya sendiri. Sementara bulan bersinar dengan sinar yang lembut dan redup karena mendapatkan pancaran dari cahaya matahari. Matahari dan bulan memberikan manfaat yang luar biasa kepada manusia.

Dibaca 17 kali