وَمَا كُنْتُمْ تَسْتَتِرُوْنَ اَنْ يَّشْهَدَ عَلَيْكُمْ سَمْعُكُمْ وَلَآ اَبْصَارُكُمْ وَلَا جُلُوْدُكُمْ وَلٰكِنْ ظَنَنْتُمْ اَنَّ اللّٰهَ لَا يَعْلَمُ كَثِيْرًا مِّمَّا تَعْمَلُوْنَ ﴿٢٢﴾
Terjemahan
Kamu tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan, dan kulitmu terhadapmu, bahkan kamu mengira Allah tidak mengetahui banyak tentang apa yang kamu lakukan.671)
Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)
Asbabun Nuzul Surat Fussilat Ayat 22 - Penjelasan tentang Diskusi Dua Orang dari Suku Quraisy Mengenai Pendengaran Allah
Ayat ini turun berkenaan dua orang dari suku Quraisy dan satu orang dari Bani s\aqif yang berdiskusi di Baitullah tentang pendengaran Allah.
عَبْدِ اللَّهِ رضى الله عنه قَالَ: اجْتَمَعَ عِنْدَ الْبَيْتِ ثَقَفِيَّانِ وَقُرَشِيٌّ، أَوْ قُرَشِيَّانِ وَثَقَفِيٌّ، كَثِيرَةٌ شَحْمُ بُطُونِهِمْ قَلِيلَةٌ فِقْهُ قُلُوبِهِمْ. فَقَالَ أَحَدُهُمْ: أَتَرَوْنَ أَنَّ اللَّهَ يَسْمَعُ مَا نَقُولُ؟ قَالَ الآخَرُ: يَسْمَعُ إِنْ جَهَرْنَا وَلاَ يَسْمَعُ إِنْ أَخْفَيْنَا. وَقَالَ الآخَرُ: إِنْ كَانَ يَسْمَعُ إِذَا جَهَرْنَا فَإِنَّهُ يَسْمَعُ إِذَا أَخْفَيْنَا. فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى (وَمَا كُنْتُمْ تَسْتَتِرُونَ أَنْ يَشْهَدَ عَلَيْكُمْ سَمْعُكُمْ وَلاَ أَبْصَارُكُمْ وَلاَ جُلُودُكُمْ) الآيَةَ. (1)
Abdullah bin Mas‘ud berkata, “Ada tiga orang, dua di antaranya dari suku Quraisy dan yang lainnya dari Bani S|aqif, atau sebaliknya—perawi ragu. Pemahaman agama mereka masih dangkal dan perut mereka tampak buncit penuh lemak. Seorang dari mereka membuka percakapan dengan mengajukan pertanyaan, ‘Menurut kalian, mampukah Allah mendengar percakapan kita?’ Temannya menjawab, ‘Dia mampu mendengar bila kita bercakap-cakap dengan suara lantang, dan tidak mampu bila sebaliknya.’ ‘Andaikata Dia mampu mendengar saat kita bercakap-cakap dengan suara lantang, tentu saja Dia mampu mendengar saat kita bercakap-cakap dengan suara lirih,’ sergah pria satunya lagi. Allah lalu menurunkan firman-Nya, wama kuntum tastatiruna an yasyhada ‘alaikum sam‘ukum wala absarukum wala juludukum … hingga akhir ayat.”
(1) Diriwayatkan oleh al-Bukhariy dan Muslim. Lihat: al-Bukhariy, Sahih} al-Bukhariy, dalam Kitab at-Tafsir, Bab wa ma Kuntum Tastatirun, hlm. 1858–1859, hadis nomor 7521; Muslim, Sahih} Muslim, dalam Kitab hifat al-Munafiqin wa Ahkamihim, hlm. 2141, hadis nomor 2775.
Asbabun Nuzul Surat Fussilat Ayat 22 - Imam as Suyuthi : Kelak Orang Tidak Dapat Menyembunyikan Sesuatu Dari Allah
Tafsir Lengkap
Dibaca 24 kali
