Surah 59Ayat 5 / 24

Al Hasyr

PengusiranMadaniyahJuz 28Halaman 546
Dampak buruk bagi orang fasikPembalasan pengkhianatan

مَا قَطَعْتُمْ مِّنْ لِّيْنَةٍ اَوْ تَرَكْتُمُوْهَا قَاۤىِٕمَةً عَلٰٓى اُصُوْلِهَا فَبِاِذْنِ اللّٰهِ وَلِيُخْزِيَ الْفٰسِقِيْنَ ﴿٥﴾

Mā qaṭa‘tum mil līnatin au taraktumūhā qā'imatan ‘alā uṣūlihā fa bi'iżnillāhi wa liyukhziyal-fāsiqīn(a).

Terjemahan

Apa yang kamu tebang di antara pohon kurma (milik Yahudi Bani Nadir) atau yang kamu biarkan berdiri di atas pokoknya, (itu terjadi) dengan izin Allah dan (juga) karena Dia hendak menghinakan orang-orang fasik.

Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)

Asbabun Nuzul Surat Al-Hasyr Ayat 5 - Pengingat dan Peringatan agar Menjaga Kesepakatan dan tidak Merugikan Orang lain

Bani an-Nad}i>r, salah satu klan dalam masyarakat Yahudi di Madinah, dikenal suka berbuat onar dan melanggar kesepakatan dengan Nabi. Mereka pun dipaksa meninggalkan Madinah dan tanaman-tanaman mereka pun dibakar. Berkaitan dengan hal inilah Allah menurunkan ayat di atas.

عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَرَّقَ نَخْلَ بَنِي النَّضِيرِ وَقَطَعَ وَهِيَ الْبُوَيْرَةُ فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى (مَا قَطَعْتُمْ مِنْ لِينَةٍ أَوْ تَرَكْتُمُوهَا قَائِمَةً عَلَى أُصُولِهَا فَبِإِذْنِ اللَّهِ وَلِيُخْزِيَ الْفَاسِقِينَ). (1)

(1) Diriwayatkan oleh al-Bukhariy dan Muslim. Lihat: al-Bukhariy, Sahih} al-Bukhariy, dalam Kitab al-Magazi, Bab Hadis\ Bani an-Nadir, hlm. 988, hadis nomor 4031 dan Kitab at-Tafsir, Bab ma Qata‘tum min Linah, hlm. 1234, hadis nomor 4884; Muslim, Sahih} Muslim, dalam Kitab al-Jihad wa as-Sair, Bab Jawaz Qat‘ Asyjar al-Kuffar, juz 3, hlm. 1365, hadis nomor 1746.

an-NadirBuwairahOnar

Asbabun Nuzul Surah Al-Hasyr Ayat 5 - Imam as Suyuthi : Rasulullah Membakar Kebun Kurma Milik Bani Nadir

“Apa saja yang kamu tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kamu biarkan (tumbuh) berdiri di atas pokoknya, maka (semua itu) adalah dengan izin Allah; dan karena Dia hendak memberikan kehinaan kepada orang-orang fasik.”
Al-Bukhari dan lainya meriwayatkan dari Ibnu Umar bahwasanya Rasulullah membakar kebun kurma milik Bani An-Nadhir dan menebang pohonnya yang berada di Al-Buwairah. Maka Allah menurunkan ayat, “Apa saja yang kamu tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kamu biarkan. (1) Abu Ya’la meriwayatkan dengan sanad dha’ if dari Jabir, ia mengatakan; Rasulullah memperbolehkan kepada para sahabat untuk memotong pohon kurma kemudian melarangnya. Mereka lalu mendatangi Nabi dan berkata, “Wahai Rasulullah & apakah kami berdosa atas apa yang kami potong atau yang kami biarkan?” Maka Allah menurunkan ayat, “Apa saja yang kamu tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kamu biarkan.” (2) Ibnu Ishaq meriwayatkan dari Yazid bin Ruman, ia mengatakan; Tatkala Rasulullah tiba di perkampungan Bani An-Nadhir, orang-orang Yahudi Bani An-Nadhir kemudian berlindung di dalam benteng. Rasulullah kemudian memerintahkan untuk memotong pohon kurma dan membakarnya. Mereka kemudian memanggil beliau, “Wahai Muhammad, sungguh dahulu engkau pernah mencegah perbuatan merusak dan mencela orang yang melakukannya. Lantas kenapa engkau menyuruh memotong pohon kurma dan membakarnya?” Maka turunlah ayat tersebut.
1. Shahih: Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (4884) dalam Bab At-Tafsir. 2. Dha’if: Abu Ya’la (2189) meriwayatkan dalam Musnad-nya.
balasankehendak Allahpohon kurma

Tafsir Lengkap

Pengusiran kaum Yahudi di Madinah merupakan ketetapan Allah dan atas izin-Nya. Apa yang kamu tebang dan bakar di antara pohon kurma yang berada di dekat benteng Yahudi atau yang kamu biarkan batang pohon kurma itu tumbuh berdiri di atas pokoknya, maka pada hakikatnya ide untuk melakukan itu muncul dengan izin Allah. Penebangan dan pembakaran pohon kurma, karena orang-orang Yahudi itu bersembunyi di dalam benteng yang berada di balik pohon kurma. Mereka tidak akan pernah keluar dari benteng itu untuk menyerahkan diri kepada Rasulullah kecuali setelah merasa sesak terkena asap; dan oleh sebab itu, perintah penebangan dan pembakaran pohon kurma itu karena Dia hendak memberikan kehinaan kepada orang-orang fasik, yakni kaum Yahudi di Madinah yang mengacau keamanan, mengkhianati kesepakatan damai dengan kaum muslim, dan merencanakan pembunuhan terhadap Rasulullah.

Dibaca 18 kali