Surah 49Ayat 17 / 18

Al Hujuraat

Kamar-KamarMadaniyahJuz 26Halaman 517
Allah yang memberikan hidayah

يَمُنُّوْنَ عَلَيْكَ اَنْ اَسْلَمُوْاۗ قُلْ لَّا تَمُنُّوْا عَلَيَّ اِسْلَامَكُمْۚ بَلِ اللّٰهُ يَمُنُّ عَلَيْكُمْ اَنْ هَدٰىكُمْ لِلْاِيْمَانِ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ ﴿١٧﴾

Yamunnūna ‘alaika an aslamū, qul lā tamunnū ‘alayya islāmakum, balillāhu yamunnu ‘alaikum an hadākum lil-īmāni in kuntum ṣādiqīn(a).

Terjemahan

Mereka merasa berjasa kepadamu dengan keislaman mereka. Katakanlah, “Janganlah merasa berjasa kepadaku dengan keislamanmu. Sebenarnya Allahlah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjukkan kamu kepada keimanan, jika kamu orang-orang benar.”

Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)

Asbabun Nuzul Surat Al-Hujurat Ayat 17 - Sebagai Pengingat untuk tidak Menganggap Diri Lebih Tinggi, dan Lebih Baik dari Orang Lain

Ayat ini turun untuk menanggapi kecongkakan sekelompok orang Arab yang merasa paling berjasa kepada Rasulullah karena keislaman mereka dibanding kelompok yang lain.

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِيْ أَوْفَى قَالَ: قال: أُنَاسٌ مِنَ الْعَرَبِ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَسْلَمْنَا وَلَمْ نُقَاتِلْكَ وَقَاتَلَتْكَ بَنُو فُلَانٍ. فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: (يَمُنُّونَ عَلَيْكَ أَنْ أَسْلَمُوْا قُلْ لَا تَمُنُّوْا عَلَيَّ إِسْلَامَكُمْ). (1)

(1) Sahih; diriwayatkan at-Tabraniy, al-Mu‘jam al-Ausat, juz 8, hlm. 78, hadis nomor 8016. Al-Hais\amiy menilai sanad hadis riwayat at-Tabraniy terdiri dari para perawi kitab Sahih}, kecuali al-Hajjaj bin Arta’ah. Meski ia sendiri merupakan perawi tepercaya, kata al-Hais\amiy, namun ia terkenal sebagai mudallis (sering menyembunyikan kelemahan hadis, baik dari sisi sanad maupun redaksinya, dengan berbagai cara). Lihat: al-Hais\amiy, Majma‘ az-Zawa’id, juz 7, hlm. 174, hadis nomor 11361. Hadis dari ‘Abdullah bin Abi Aufa ini diperkuat oleh hadis senada dari Ibnu ‘Abbas yang diriwayatkan oleh an-Nasa’iy dan al-Bazzar. Lihat: an-Nasa’iy, as-Sunan al-Kubra, dalam Kitab at-Tafsir, Bab Surah al-Mumtahanah, juz 10, hlm. 269, hadis nomor 11455; al-Bazzar, al-Bahr az-Zakhkhar/Musnad al-Bazzar, (Madinah: Maktabah al-‘Ulum wa al-Hikam, cet. 1, 2003), juz 11, hlm. 328, hadis nomor 5141.

AsadcongkakMud}ar

Asbabun Nuzul Surat Al-Hujurat Ayat 17 - Imam as Suyuthi : Larangan Kepada Seorang Mukmin Merasa Puas Dengan Keislamannya

"Mereka merasa telah memberi nikmat kepadamu dengan keislaman mereka. Katakanlah, “Janganlah kamu merasa telah memberi nikmat kepadaku dengan keislamanmu, sebenarnya Allah Dialah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjuki kamu kepada keimanan jika kamu adalah orang-orang yang benar. ’’
Ath-Thabarani meriwayatkan dengan sanad hasan dari Abdullah bin Abi Aufa bahwasanya orang-orang Arab berkata, “Wahai Rasulullah, Kami telah masuk Islam kepadamu dan kami tidak memerangimu, sedangkan yang memerangimu adalah Bani Fulan.” Maka Allah menurunkan ayat, “Mereka merasa telah memberi nikmat kepadamu dengan keislaman mereka." (1) Al-Bazzar meriwayatkan hadits serupa dari jalur Sa’id bin Jubair dari Ibnu Abbas. Ibnu Abi Hatim meriwayatkan hadits serupa dari Al-Hasan; Peristiwa tersebut terjadi pada saat Fathu Makkah. Ibnu Sa’ad meriwayatkan dari Muhammad bin Ka’ab Al-Qurazhi, ia mengatakan; Ada sepuluh orang Bani Asad datang menemui Nabi & pada tahun kesembilan Hijriyah. Di antara mereka ada Thalhah bin Khuwailid. Sedangkan Rasulullah S bersama para sahabatnya di dalam masjid. Mereka kemudian memberi salam, dan juru bicara mereka berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya, dan sesunguhnya engkau adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya. Kami datang kepadamu wahai Rasulullah dan engkau tidak mengutus seorang pun kepada kami. Sedangkan kami mengikuti orang yang ada di belakang kami.” Maka Allah menurunkan ayat, “Mereka merasa telah memberi nikmat kepadamu dengan keislaman mereka. ” (2) Sa’id bin Manshur meriwayatkan dalam kitab Sunan-nya dari Sa’id bin Jubair, ia mengatakan; Ada sekelompok orang Arab dari Bani Asad mendatangi Nabi, mereka berkata, “Kami datang kepadamu dan tidak memerangimu.” Maka Allah menurunkan ayat, “Mereka merasa telah memberi nikmat kepadamu dengan keislaman mereka.” (3)
1. Dha’if: Al-Haitsami meriwayatkan dalam Al-Majma’ (7/112) dan dinisbatkan kepada Ath- Thabarani dalam Al-Ausath. ia mengatakan; Di dalamnya ada Al-Hajjaj bin Arthah yang merupakan orang terpercaya akan tetapi mudallis, sedangkan perawi-perawi lainnya adalah para perawi shahih. 2. Ibnu Katsir (5/300), Al-Qurthubi (9/6397), dan Ad-Durr Al-Mantsur (7/98-99). 3. Lihat penjelasan sebelumnya.
ImanIslamNikmat

Tafsir Lengkap

Mereka tidak ragu-ragu mengaku bahwa mereka merasa berjasa telah memberi nikmat kepadamu, yakni kepada Nabi Muhammad, dengan keislaman mereka. Maka kepada Nabi diperintahkan untuk mengatakan kepada mereka: Katakanlah, “Janganlah kamu merasa berjasa kepadaku dengan keislamanmu, sebab manfaat keislamanmu bukan kepadaku tetapi untuk kamu sendiri dan sebenarnya Allah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjukkan kamu kepada keimanan, jika kamu orang yang benar dalam ucapanmu.” Sungguh, Allah senantiasa mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. Dan Allah senantiasa Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

Dibaca 16 kali