Surah 49Ayat 2 / 18

Al Hujuraat

Kamar-KamarMadaniyahJuz 26Halaman 515
Etika berjumpa dan berbincang dengan Rasulullah saw

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَرْفَعُوْٓا اَصْوَاتَكُمْ فَوْقَ صَوْتِ النَّبِيِّ وَلَا تَجْهَرُوْا لَهٗ بِالْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْ لِبَعْضٍ اَنْ تَحْبَطَ اَعْمَالُكُمْ وَاَنْتُمْ لَا تَشْعُرُوْنَ ﴿٢﴾

Yā ayyuhal-lażīna āmanū lā tarfa‘ū aṣwātakum fauqa ṣautin-nabiyyi wa lā tajharū lahū bil-qauli kajahri ba‘ḍikum liba‘ḍin an taḥbaṭa a‘mālukum wa antum lā tasy‘urūn(a).

Terjemahan

Wahai orang-orang yang beriman, janganlah meninggikan suaramu melebihi suara Nabi dan janganlah berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebagian kamu terhadap yang lain. Hal itu dikhawatirkan akan membuat (pahala) segala amalmu terhapus, sedangkan kamu tidak menyadarinya.

Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)

Asbabun Nuzul Surat Al-Hujurat Ayat 2 - Imam as Suyuthi : Berbicara Dengan Nabi Harus Dengan Sopan Santun Dan Suara Yan Halus

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebagian kamu terhadap sebagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari.”
Ibnu Jarir juga meriwayatkan, dia mengatakan; Dahulu orang-orang mengeraskan suara ketika bercakap-cakap dan meninggikan suara mereka. Maka Allah menurunkan ayat, “Janganlah kamu meninggikan suaramu... ” (1)
1. Ibnu Katsir (5/282) mengatakan .... Dari Abu Mulaikah; Nyaris saja dua orang pilihan menjadi binasa, yaitu Abu Bakar dan Umar). Keduanya mengeraskan suaranya di sisi Nabi ketika datang sekelompok orang dari Bani Tamim. Salah satunya memberikan isyarat kepada Al-Aqra’ bin Habis saudara Bani Mujasyi’, sedangkan yang lain memberikan isyarat kepada laki-laki yang lain. Abu Bakar lalu berkata kepada Umar ), “Tidak ada yang kamu inginkan selain untuk menyelisihi aku.” Umar berkata, “Aku tidak berharap menyelisihimu.” Suara keduanya pun menjadi meninggi. Maka Allah menurunkan ayat, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu.” Al-Qurthubi (9/6354) menuturkan riwayat-riwayat yang mirip.
akhlakbicaraOrang beriman

Tafsir Lengkap

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi pada saat terjadi percakapan antara kamu dengan beliau, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya suara sebagian kamu terhadap yang lain. Janganlah kamu memanggilnya dengan namanya, tetapi panggilah beliau dengan panggilan yang disertai penghormatan dan pengagungan. Apabila kamu tidak berlaku hormat kepada Nabi, dikhawatirkan nanti, pahala segala amalmu bisa terhapus sedangkan kamu tidak menyadari.

Dibaca 17 kali