الإنفطار

Al Infitha

Makkiyah · 19

Terbelah

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

اِذَا السَّمَاۤءُ انْفَطَرَتْۙ

Iżas-samā'unfaṭarat.

Apabila langit terbelah,

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Ada empat peristiwa besar pada hari kiamat yang disebutkan di bagian awal surah ini, dari ayat 1 s.d. 4. Dua peristiwa yang pertama terjadi di langit dan sisanya di bumi. Apabila langit yang demikian besar dan kukuh terbelah, retak, kemudian digulung.

وَاِذَا الْكَوَاكِبُ انْتَثَرَتْۙ

Wa iżal-kawākibuntaṡarat.

apabila bintang-bintang jatuh berserakan,

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan, keluar dari garis edarnya, dan berhamburan secara acak akibat hilangnya gaya tarik-menarik antar-benda angkasa.

وَاِذَا الْبِحَارُ فُجِّرَتْۙ

Wa iżal-biḥāru fujjirat.

apabila lautan diluapkan,

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Dan apabila lautan dijadikan meluap, di mana batas antara satu laut dengan lainnya terbelah dan hancur sehingga air meluap. Air tawar dan asin pun menyatu, berkumpul menjadi lautan raksasa tak bertepi.

وَاِذَا الْقُبُوْرُ بُعْثِرَتْۙ

Wa iżal-qubūru bu‘ṡirat.

dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Dan apabila kuburan-kuburan dibongkar sehingga mayat-mayat yang ada di dalamnya hidup kembali lalu berhamburan keluar tak tentu arah.

عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ وَاَخَّرَتْۗ

‘Alimat nafsum mā qaddamat wa akhkharat.

setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikan(-nya).

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Maka pada saat itulah setiap jiwa akan mengetahui secara rinci amal baik atau buruk apa saja yang telah dikerjakan olehnya di dunia dan apa yang dilalaikan-nya. Dia kemudian akan mendapat balasan atas perbuatannya tersebut.

يٰٓاَيُّهَا الْاِنْسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيْمِۙ

Yā ayyuhal-insānu mā garraka birabbikal-karīm(i).

Wahai manusia, apakah yang telah memperdayakanmu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Mahamulia,

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Malaikat menyeru penuh heran, “Wahai manusia! Apakah yang telah memperdayakan kamu sehingga berbuat durhaka terhadap Tuhanmu Yang Mahamulia, padahal Dialah yang telah menciptakanmu, memeliharamu, mendidikmu, dan menjadikanmu makhluk terbaik?”

الَّذِيْ خَلَقَكَ فَسَوّٰىكَ فَعَدَلَكَۙ

Allażī khalaqaka fa sawwāka fa ‘adalak(a).

yang telah menciptakanmu, lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)-mu seimbang?

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Mengapa kamu ingkar kepada Tuhan yang telah menciptakanmu dari tiada dalam ukuran yang tepat, lalu Dia menyempurnakan kejadianmu dengan anggota-anggota tubuh, dan Dia menjadikan susunan tubuh-mu seimbang?

فِيْٓ اَيِّ صُوْرَةٍ مَّا شَاۤءَ رَكَّبَكَۗ

Fī ayyi ṣūratim mā syā'a rakkabak(a).

Dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun (tubuh)-mu.

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun tubuhmu dengan sempurna. Tidak ada manusia yang sama persis dengan lainnya. Karena mempunyai bentuk tubuh yang sempurna, semestinya manusia bersyukur kepada Allah dan tidak bermaksiat bahkan menyekutukanNya.

كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُوْنَ بِالدِّيْنِۙ

Kallā bal tukażżibūna bid-dīn(i).

Jangan sekali-kali begitu! Bahkan, kamu mendustakan hari Pembalasan.

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Sekali-kali jangan begitu; janganlah kamu berbuat durhaka! Bahkan kamu mendustakan hari pembalasan meski bukti-bukti yang menerangkan keniscayaannya telah kamu saksikan dengan nyata.

وَاِنَّ عَلَيْكُمْ لَحٰفِظِيْنَۙ

Wa inna ‘alaikum laḥāfiẓīn(a).

Sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) pengawas.

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Dan mengapa kamu mendustakan hari pembalasan, padahal sesungguhnya bagi kamu ada para malaikat yang mengawasi semua perbuatanmu.

كِرَامًا كٰتِبِيْنَۙ

Kirāman kātibīn(a).

yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (amal perbuatanmu).

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Mereka adalah makhluk yang mulia di sisi Allah karena kepatuhan dan ketaatan mereka, dan yang tidak pernah luput mencatat amal perbuatanmu, dari yang baik hingga yang buruk, dari yang kecil hingga yang besar.

يَعْلَمُوْنَ مَا تَفْعَلُوْنَ

Ya‘lamūna mā taf‘alūn(a).

Mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Para malaikat itu mencatat perbuatanmu dengan rinci dan mereka mengetahui apa saja yang kamu kerjakan.

اِنَّ الْاَبْرَارَ لَفِيْ نَعِيْمٍۙ

Innal-abrāra lafī na‘īm(in).

Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan.

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Semua perbuatan manusia tercatat dalam buku catatan amal yang kelak akan diperlihatkan kepada mereka di akhirat. Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti, beriman, dan beramal saleh, benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan tiada tara, tak terbayangkan, apalagi terbandingkan dengan kenikmatan duniawi.

وَّاِنَّ الْفُجَّارَ لَفِيْ جَحِيْمٍ

Wa innal-fujjāra lafī jaḥīm(in).

Sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam (neraka) Jahim.

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka kepada Allah, enggan menaati-Nya, bahkan mengingkari, mendurhakai, dan menyekutukan-Nya, benar-benar berada dalam neraka yang penuh siksaan yang sangat mengerikan.

يَصْلَوْنَهَا يَوْمَ الدِّيْنِ

Yaṣlaunahā yaumad-dīn(i).

Mereka memasukinya pada hari Pembalasan.

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Mereka yang durhaka itu masuk ke dalamnya pada hari pembalasan, di mana semua manusia harus mempertanggungjawabkan tiap detail perbuatannya.

وَمَا هُمْ عَنْهَا بِغَاۤىِٕبِيْنَۗ

Wa mā hum ‘anhā bigā'ibīn(a).

Mereka tidak mungkin keluar dari (neraka) itu.

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Dan mereka yang ingkar dan durhaka kepada Allah itu tidak mungkin keluar dari neraka itu dan tidak pula mati di dalamnya. Mereka menetap dan hidup di dalamnya selama-lamanya.

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا يَوْمُ الدِّيْنِۙ

Wa mā adrāka mā yaumud-dīn(i).

Tahukah engkau apakah hari Pembalasan itu?

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Menegaskan ketegangan hari kebangkitan, Allah bertanya, “Dan tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?”

ثُمَّ مَآ اَدْرٰىكَ مَا يَوْمُ الدِّيْنِۗ

Ṡumma mā adrāka mā yaumud-dīn(i).

Kemudian, tahukah engkau apakah hari Pembalasan itu?

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Allah mengulangi sekali lagi pertanyaan-Nya guna memberi efek yang lebih menggetarkan jiwa, “Tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?”

يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ لِّنَفْسٍ شَيْـًٔا ۗوَالْاَمْرُ يَوْمَىِٕذٍ لِّلّٰهِ ࣖ

Yauma lā tamliku nafsul linafsin syai'ā(n), wal-amru yauma'iżil lillāh(i).

(Itulah) hari (ketika) seseorang sama sekali tidak berdaya (menolong) orang lain sedikit pun. Segala urusan pada hari itu adalah milik Allah.

Juz 30 · Hal. 587

Tampilkan tafsir di halaman ini

Hari pembalasan itu adalah pada hari ketika seseorang sama sekali tidak berdaya menolong orang lain. Setiap orang harus mempertanggungjawabkan amalnya sendiri. Hanya iman dan amal saleh yang mampu menyelamatkan seseorang dari siksa neraka. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah. Dialah penguasa tunggal; tidak ada penguasa lain selain Dia.