Surah 9221 Ayat
Wahyu Ke-9
1 Ruku

Al Lail

MalamSurat MakkiyahAl-Lail
Bismillah

وَالَّيْلِ اِذَا يَغْشٰىۙ ﴿١﴾

Wal-laili iżā yagsyā.

Demi malam apabila menutupi (cahaya siang),

Juz 30 · Hal. 595

Tampilkan tafsir di halaman ini

Demi malam apabila menutupi cahaya siang. Malam yang gelap gulita dan hening menjadi waktu bagi manusia untuk beristirahat dari kepenatan kerja di siang hari.

وَالنَّهَارِ اِذَا تَجَلّٰىۙ ﴿٢﴾

Wan-nahāri iżā tajallā.

demi siang apabila terang benderang,

Juz 30 · Hal. 595

Tampilkan tafsir di halaman ini

Demi waktu siang apabila terang benderang oleh cahaya matahari sehingga manusia dapat beraktivitas dengan leluasa.

وَمَا خَلَقَ الذَّكَرَ وَالْاُنْثٰىٓۙ ﴿٣﴾

Wa mā khalaqaż-żakara wal-unṡā.

dan demi penciptaan laki-laki dan perempuan,

Juz 30 · Hal. 595

Tampilkan tafsir di halaman ini

Demi penciptaan laki-laki dan perempuan dari setetes mani. Manusia tidak mempunyai rekayasa apa pun dalam penciptaan kedua jenis ini. Semua diatur oleh Allah sesuai kebijaksanaan-Nya terhadap makhluk.

اِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتّٰىۗ ﴿٤﴾

Inna sa‘yakum lasyattā.

sesungguhnya usahamu benar-benar beraneka ragam.

Juz 30 · Hal. 595

Tampilkan tafsir di halaman ini

Demi ketiga hal itu, sungguh usahamu memang beraneka macam. Sebagian dari kamu memilih jalan ketaatan kepada Allah dan sebagian yang lain memilih durhaka.

فَاَمَّا مَنْ اَعْطٰى وَاتَّقٰىۙ ﴿٥﴾

Fa ammā man a‘ṭā wattaqā.

Siapa yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,

Juz 30 · Hal. 595

Tampilkan tafsir di halaman ini

Maka barang siapa memberikan hartanya di jalan Allah, seperti ke-pada fakir miskin, anak yatim, dan kebajikan lainnya, dan bertakwa kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya dan menghindari larangan-Nya,

وَصَدَّقَ بِالْحُسْنٰىۙ ﴿٦﴾

Wa ṣaddaqa bil-ḥusnā.

serta membenarkan adanya (balasan) yang terbaik (surga),

Juz 30 · Hal. 595

Tampilkan tafsir di halaman ini

dan membenarkan adanya pahala yang terbaik, yaitu surga di akhirat, atau membenarkan kalimat tauhid dengan beriman kepada Allah dengan kukuh,

فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْيُسْرٰىۗ ﴿٧﴾

Fa sanuyassiruhū lil-yusrā.

maka Kami akan melapangkan baginya jalan kemudahan (kebahagiaan).

Juz 30 · Hal. 595

Tampilkan tafsir di halaman ini

maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan dan kebahagiaan; menuju surga. Kami juga akan memudahkan jalannya untuk senantiasa beramal saleh dan taat kepada Kami.

وَاَمَّا مَنْۢ بَخِلَ وَاسْتَغْنٰىۙ ﴿٨﴾

Wa ammā man bakhila wastagnā.

Adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah),

Juz 30 · Hal. 595

Tampilkan tafsir di halaman ini

Dan adapun orang yang kikir terhadap hartanya dengan tidak memenuhi hak Allah dalam harta itu dan merasa dirinya cukup dengan apa yang dia punya sehingga tidak lagi memerlukan pahala dari Allah tidak mau beramal untuk kehidupan akhiratnya

وَكَذَّبَ بِالْحُسْنٰىۙ ﴿٩﴾

Wa każżaba bil-ḥusnā.

serta mendustakan (balasan) yang terbaik,

Juz 30 · Hal. 595

Tampilkan tafsir di halaman ini

serta mendustakan pahala yang terbaik, yaitu surga di akhirat; atau ingkar kepada Allah, hari akhir, dan apa yang Allah janjikan kepada mereka yang beramal saleh sehingga dia senantiasa melakukan maksiat,

فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْعُسْرٰىۗ ﴿١٠﴾

Fa sanuyassiruhū lil-‘usrā.

maka Kami akan memudahkannya menuju jalan kesengsaraan.

Juz 30 · Hal. 595

Tampilkan tafsir di halaman ini

maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kesukaran dan kesengsaraan. Kami tutup hatinya dari keinginan untuk berbuat kebajikan dan Kami tahan langkahnya untuk taat kepada Kami.

وَمَا يُغْنِيْ عَنْهُ مَالُهٗٓ اِذَا تَرَدّٰىٓۙ ﴿١١﴾

Wa mā yugnī ‘anhu māluhū iżā taraddā.

Hartanya tidak bermanfaat baginya apabila dia telah binasa.

Juz 30 · Hal. 595

Tampilkan tafsir di halaman ini

Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila dia telah binasa dalam kemurkaan Allah. Allah tidak membutuhkan harta sebanyak apa pun. Hanya iman dan ketaatan, bukan harta, yang menyelamatkan seseorang dari azab Allah.

اِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدٰىۖ ﴿١٢﴾

Inna ‘alainā lal-hudā.

Sesungguhnya Kamilah yang (berhak) memberi petunjuk.

Juz 30 · Hal. 595

Tampilkan tafsir di halaman ini

Sesungguhnya Kamilah yang memberi petunjuk kepada manusia sesuai dengan kebijaksanaan Kami agar mereka berjalan pada jalan yang benar demi kebaikan mereka di dunia dan akhirat,

وَاِنَّ لَنَا لَلْاٰخِرَةَ وَالْاُوْلٰىۗ ﴿١٣﴾

Wa inna lanā lal-ākhirata wal-ūlā.

Sesungguhnya milik Kamilah akhirat dan dunia.

Juz 30 · Hal. 595

Tampilkan tafsir di halaman ini

dan sesungguhnya milik Kamilah kerajaan akhirat dan dunia. Kami yang mengatur urusan keduanya, sedangkan manusia tinggal menjalankan apa yang wajib baginya dan meninggalkan apa yang dilarang darinya.

فَاَنْذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظّٰىۚ ﴿١٤﴾

Fa anżartukum nāran talaẓẓā.

Aku memperingatkanmu dengan neraka yang menyala-nyala.

Juz 30 · Hal. 595

Tampilkan tafsir di halaman ini

Maka, Aku memperingatkan kamu, wahai manusia, dengan neraka yang menyala-nyala dan panas tiada tara; itulah neraka Jahanam. Demikianlah cara Allah mendidik manusia, dengan memberi sanksi kepada pelanggar dan penghargaan kepada penaat.

لَا يَصْلٰىهَآ اِلَّا الْاَشْقَىۙ ﴿١٥﴾

Lā yaṣlāhā illal-asyqā.

Tidak masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka

Juz 30 · Hal. 596

Tampilkan tafsir di halaman ini

Itulah neraka yang hanya dimasuki dan dirasakan panasnya oleh orang yang paling celaka.

الَّذِيْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۗ ﴿١٦﴾

Allażī każżaba wa tawallā.

yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari keimanan).

Juz 30 · Hal. 596

Tampilkan tafsir di halaman ini

Mereka itulah orang yang mendustakan kebenaran yang datang dari Allah dan berpaling dari iman kepada-Nya.

وَسَيُجَنَّبُهَا الْاَتْقَىۙ ﴿١٧﴾

Wa sayujannabuhal-atqā.

Akan dijauhkan darinya (neraka) orang yang paling bertakwa,

Juz 30 · Hal. 596

Tampilkan tafsir di halaman ini

Dan sebaliknya, akan selamat dari neraka itu dijauhkan darinya orang yang paling bertakwa sebagai penghargaan iman dan amal salehnya.

الَّذِيْ يُؤْتِيْ مَالَهٗ يَتَزَكّٰىۚ ﴿١٨﴾

Allażī yu'tī mālahū yatazakkā.

yang menginfakkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan (diri dari sifat kikir dan tamak).

Juz 30 · Hal. 596

Tampilkan tafsir di halaman ini

Dia itulah orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah untuk membersihkan dirinya dari kekikiran, ketamakan, dan sifat buruk lainnya.

وَمَا لِاَحَدٍ عِنْدَهٗ مِنْ نِّعْمَةٍ تُجْزٰىٓۙ ﴿١٩﴾

Wa mā li'aḥadin ‘indahū min ni‘matin tujzā.

Tidak ada suatu nikmat pun yang diberikan seseorang kepadanya yang harus dibalas,758)

Juz 30 · Hal. 596

Tampilkan tafsir di halaman ini

Dan tidak ada seorang pun memberikan suatu nikmat atau jasa padanya yang harus dibalasnya. Dia tidak berinfak hanya karena hendak membalas budi baik orang lain kepadanya, melainkan berinfak dengan tulus dan ikhlas.

اِلَّا ابْتِغَاۤءَ وَجْهِ رَبِّهِ الْاَعْلٰىۚ ﴿٢٠﴾

Illabtigā'a wajhi rabbihil-a‘lā.

kecuali (dia memberikannya semata-mata) karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi.

Juz 30 · Hal. 596

Tampilkan tafsir di halaman ini

Dia tidak berinfak demi manusia, tetapi berinfak semata karena mencari keridaan Tuhannya yang Mahatinggi. Allah sangat senang kepada orang yang tulus dan ikhlas dalam berinfak maupun ibadah lainnya.

وَلَسَوْفَ يَرْضٰىࣖ ﴿٢١﴾

Wa lasaufa yarḍā.

Sungguh, kelak dia akan mendapatkan kepuasan (menerima balasan amalnya).

Juz 30 · Hal. 596

Tampilkan tafsir di halaman ini

Dan niscaya kelak dia akan mendapat kesenangan yang sempurna dari Allah sebagai balasan atas ketulusannya. Allah memperlakukannya dengan baik, memasukkanya ke surga yang penuh nikmat, dan mempersilakannya bertemu dan melihat Allah.