الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ صَلَاتِهِمْ خٰشِعُوْنَ ﴿٢﴾
Allażīna hum fī ṣalātihim khāsyi‘ūn(a).
Terjemahan
(Yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya,
Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)
Asbabun Nuzul Surat Al-Mukminun Ayat 2 - Imam as Suyuthi : Orang-Orang Muslim Yang Ketika Salat Menghadapkan Pandangannya Ke Langit
“(Yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya."
Al-Hakim meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah ketika shalat, beliau menengadahkan pandangannya ke arah langit. Maka turunlah ayat, beliau kemudian menundukkan kepalanya. (1) Ibnu Mardawaih meriwayatkan dengan redaksi; beliau menoleh ketika shalat.
Sa’id bin Manshur meriwayatkan secara mursal dari Ibnu Sirin dengan redaksi; Dahulu beliau membolak-balikkan pandanganya, maka turunlah ayat tersebut.
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan secara mursal dari Ibnu Sirin; Dahulu para sahabat menengadahkan pandangannya ke langit ketika shalat, maka turunlah ayat tersebut. (2)
1. Shahih: Al-Hakim (2/393), ia berkata, “Shahih menurut syarat Al-Bukhari dan Muslim.”
2. Al-Qurthubi berkata (6/4636): Bahwasanya dalam riwayat dari Husyaim disebutkan, “Dahulu orang-orang Muslim menoleh dan menengadahkan pandangan ketika shalat sehingga Allah menurunkan ayat, “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu dalam shalatnya.” (Al-Mu'minun: 1-2) mereka kemudian benar-benar menghadap ketika shalat dan melihat ke arah depan.
Catatan: Al-Qurthubi mengatakan, “Surat ini seluruhnya Makkiyyah menurut pendapat seluruh ulama.” (6/4635).
mukminOrang khusyukshalat
Tafsir Lengkap
Sungguh, pasti beruntung orang-orang mukmin yang telah mantap imannya dan terbukti dengan mengerjakan amal-amal saleh. Orang yang demikian itu ialah orang yang khusyuk dalam salatnya, yakni tumakninah, rendah hati, fokus, serta menyadari dengan sepenuuhnya bahwa dia sedang menghadap Sang Penciptanya (Lihat juga: al-Baqarah/2: 4546).
Dibaca 19 kali
