Surah 83Ayat 1 / 36

Al Muthaffifin

Orang-Orang Yang CurangMakkiyahJuz 30Halaman 587
Kecaman bagi yang curang
Bismillah

وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِيْنَۙ ﴿١﴾

Wailul lil-muṭaffifīn(a).

Terjemahan

Celakalah orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!

Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)

Asbabun Nuzul Surat Al-Muthaffifin Ayat 1 - Larangan Mencurangi Timbangan dan Takaran

Ayat di atas turun berkaitan dengan penduduk Madinah yang kala itu suka mencurangi timbangan dan takaran.

عَنْ ‏ ‏ابْنِ عَبَّاسٍ ‏ ‏قَالَ: ‏ ‏لَمَّا قَدِمَ النَّبِيُّ ‏‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ‏ ‏الْمَدِينَةَ،‏ فَكَانُوا مِنْ أَخْبَثِ النَّاسِ كَيْلًا، فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: (وَيْلٌ لِلْمُطَفِّفِينَ) ‏فَحَسَّنُوا الْكَيْلَ بَعْدَ ذَلِكَ. (1)

Ibnu ‘Abbas berkata, “Ketika Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam tiba di Madinah, masyarakat di kota itu terkenal sebagai orang-orang yang paling buruk dalam hal takaran dan timbangan—mereka selalu berbuat curang. Allah lalu menurunkan firman-Nya, wailul-lil-mutaffifin. Seiring turunnya ayat ini mereka pun mulai menakar dan menimbang dengan baik.”

(1) Sahih; diriwayatkan oleh an-Nasa’iy, Ibnu Majah, al-Hakim, dan Ibnu Hibban. al-Hakim menilai sanad hadis ini sahih, dan az\-Z|ahabiy menyetujuinya karena adanya syahid dari hadis Abu Hurairah. Semua perawi dalam sanad Ibnu Majah tepercaya, kecuali Muhammad bin ‘Aqil dan ‘Aliy bin al-Husain yang diperselisihkan statusnya; demikian Muhammad Fu’ad ‘Abdul-Baqi mengutip dari al-Busiriy. Lihat: an-Nasa’iy, as-Sunan al-Kubra, dalam Kitab at-Tafsir, Bab Tafsir Surah al-Mutaffifin, juz 10, hlm. 327, hadis nomor 11590; Ibnu Majah, Sunan Ibnu Majah, tahqiq Muhammad Fu’ad ‘Abdul-Baqi, (Beirut: Dar Ihya’ al-Kutub al-‘Arabiyyah, t.th.), dalam Bab at-Tijarah, Bab at-Tawaqqi fi al-Kail wa al-Wazn, juz 2, hlm. 748, hadis nomor 2223; al-Hakim, al-Mustadrak, dalam Kitab al-Buyu', juz 2, hlm. 38, hadis nomor 2240; Ibnu Hibban, Sahih} Ibni Hibban, dalam Kitab al-Buyu‘, Bab Z|ikr as-Sabab allaz\i min ajlih Anzalallah Wail li al-Mutaffifin, juz 11, hlm. 286, hadis nomor 4919. Sementara itu, Ibnu Hajar dan al-‘Ainiy dalam syarah mereka atas Sahih} al-Bukhariy mengutip hadis an-Nasa’iy dan Ibnu Majah di atas dan menilai sanadnya sahih. Lihat: Ibnu Hajar, Fath al-Bari, juz 8, hlm. 577; al-‘Ainiy, ‘Umdah ul-Qari, juz 19, hlm. 405.

CurangTakaranTimbangan

Asbabun Nuzul Surat Al-Muthaffifin Ayat 1 - Imam as Suyuthi : Penduduk Madinah Yang Sebelum Datangnya Islam Suka Mengurangi Ukuran Timbangan

“Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang."
An-Nasa'i dan Ibnu Majah meriwayatkan dengan sanad shahih dari Ibnu Abbas, ia mengatakan; Tatkala Nabi sampai ke Madinah, maka penduduk tersebut sebelumnya adalah orang-orang yang suka mengurangi timbangan. Maka Allah menurunkan ayat, “Kecelakaan besarlah bagi orang- orang yang curang. ” Setelah turunnya ayat tersebut mereka menimbang dengan adil dan baik. (1)
1. Shahih: Ibnu Majah (2223) meriwayatkan dalam Bab At-Tijarat, Al-Hakim (2/33) meriwayatkan dan menshahihkannya, dan An-Nasa'i (673) dalam Bab At-Tafsir. Menurut riwayat Al-Qurthubi (10/7399) disebutkan; Seburuk-buruk kaum yang menimbang. Dahulu, ketika mereka membeli, maka akan minta timbangan penuh sedangkan ketika menjual, maka mereka mengurangi timbangan dan takaran. Ketika surat tersebut turun, maka mereka tidak melakukan hal seperti itu. Ada pula yang mengatakan bahwa ayat tersebut turun berkenaan dengan seorang laki-laki yang dikenal dengan Abu Juhainah nama aslinya adalah Amru. Dia memiliki sha’ yang menimbang dengan salah satunya dan memberikan dengan yang lain ... demikian yang dikatakan oleh Abu Hurairah. Sedangkan Ibnu Katsir (6/270) mencukupkan dengan riwayat dari As-Suyuthi. Catatan: Al-Qurthubi (10/7399) mengatakan bahwa Muqatil berkata; surat tersebut merupakan surat pertama yang turun di Madinah. Ibnu Abbas dan Qatadah mengatakan; Surat Madaniyyah selain delapan ayat dari firman-Nya, “Sesungguhnya orang-orang yang berdosa. ”(Al-Muthaffifin: 29) hingga akhir surat. Al-Kalbi dan Jabir bin Zaid berkata; Diturunkan antara Makkah dan Madinah.
balasan AllahCelakaorang curang

Tafsir Lengkap

Pada permulaan surah ini Allah memberi peringatan keras kepada mereka yang berbuat curang dalam timbangan dan takaran. Celakalah bagi orang-orang yang berbuat curang dalam menimbang dan menakar sehingga merugikan banyak orang!

Dibaca 20 kali