Surah 975 Ayat
Wahyu Ke-25
1 Ruku

Al Qadr

Al-QadarSurat MakkiyahAl-Qadr
Bismillah

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ ﴿١﴾

Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr(i).

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatulqadar.

Juz 30 · Hal. 598

Tampilkan tafsir di halaman ini

Al-Qur’an adalah kitab suci yang mulia. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya untuk pertama kali kepada Nabi Muhammad di Gua Hira, atau menurunkannya secara sekaligus dari Lau Maf ke Baitul Izzah di langit dunia, pada malam qadar, malam kemuliaan dan ke agungan.

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ ﴿٢﴾

Wa mā adrāka mā lailatul-qadr(i).

Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu?

Juz 30 · Hal. 598

Tampilkan tafsir di halaman ini

Dan tahukah kamu, wahai Nabi Muhammad, apakah malam kemuliaan dan keagungan itu? Ungkapan Lailatul Qadr baru disebut oleh Al-Qur’an dalam ayat pertama surah ini sehingga Allah perlu menjelaskan artinya dan menggugah perhatian Nabi tentangnya.

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ﴿٣﴾

Lailatul-qadri khairum min alfi syahr(in).

Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan.

Juz 30 · Hal. 598

Tampilkan tafsir di halaman ini

Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan tanpa malam qadar di dalamnya. Ibadah pada malam itu mempunyai nilai yang sangat tinggi di mata Allah, lebih tinggi daripada ibadah selama seribu bulan.

تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ ﴿٤﴾

Tanazzalul-malā'ikatu war rūḥu fīhā bi'iżni rabbihim min kulli amr(in).

Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.

Juz 30 · Hal. 598

Tampilkan tafsir di halaman ini

Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh, yakni Jibril, dari langit ke bumi dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan makhluk yang telah ditentukan-Nya di Lauh Mahfuz untuk satu tahun mendatang, seperti umur, rezeki, kematian, dan sebagainya. Inilah yang membuat malam itu begitu mulia.

سَلٰمٌۛ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِࣖ ﴿٥﴾

Salāmun hiya ḥattā maṭla‘il-fajr(i).

Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.

Juz 30 · Hal. 598

Tampilkan tafsir di halaman ini

Sejahteralah malam itu sejak matahari terbenam sampai terbit fajar. Pada malam itu Allah hanya menentukan keselamatan dan kesejahteraan bagi makhluknya. Para malaikat juga turun secara bergelombang sambil membawa rahmat, kebaikan, salam, dan berkah dari Allah. Pada malam itu pula, tiap kali berjumpa dengan orang beriman, para malaikat pasti mengucapkan salam kepadanya.