بَلْ يُرِيْدُ الْاِنْسَانُ لِيَفْجُرَ اَمَامَهٗۚ ﴿٥﴾
Bal yurīdul-insānu liyafjura amāmah(ū).
Terjemahan
Akan tetapi, manusia hendak berbuat maksiat terus-menerus.
Tafsir Lengkap
5-6. Kepastian Kiamat tidak diragukan lagi, tetapi manusia hendak membuat maksiat terus-menerus. Manusia tidak menyadari sama sekali atas akibat perbuatannya. Justru dengan nada menantang dia bertanya, “Kapankah hari Kiamat yang diancamkan itu?”
Dibaca 23 kali
