Surah 4Ayat 32 / 176

An Nisaa

PerempuanMadaniyahJuz 5Halaman 83
Hak mengatur harta dan penghasilan

وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللّٰهُ بِهٖ بَعْضَكُمْ عَلٰى بَعْضٍۗ لِلرِّجَالِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبُوْاۗ وَلِلنِّسَاۤءِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبْنَۗ وَسْـَٔلُوا اللّٰهَ مِنْ فَضْلِهٖۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمًا ﴿٣٢﴾

Wa lā tatamannau mā faḍḍalallāhu bihī ba‘ḍakum ‘alā ba‘ḍ(in), lir-rijāli naṣībum mimmaktasabū, wa lin-nisā'i naṣībum mimmaktasabn(a), was'alullāha min faḍlih(ī), innallāha kāna bikulli syai'in ‘alīmā(n).

Terjemahan

Janganlah kamu berangan-angan (iri hati) terhadap apa yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. Bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)

Asbabun Nuzul Surat An-Nisa' Ayat 32 - Jawaban Kenapa Islam Menomorduakan Kaum Wanita

Ayat ini turun untuk menjawab pengaduan Ummu Salamah yang merasa Islam menomorduakan kaum wanita; mereka tidak diperkenankan berperang dan hanya mendapat setengah dari bagian warisan yang diterima kaum pria.

عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ، أَنَّهَا قَالَتْ يَغْزُو الرِّجَالُ وَلاَ تَغْزُو النِّسَاءُ، وَإِنَّمَا لَنَا نِصْفُ الْمِيرَاثِ‏.‏ فَأَنْزَلَ اللَّهُ‏:‏ ‏(‏وَلاَ تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ‏)‏‏.‏ (1)

Ummu Salamah berkata, “Kaum pria bisa ikut berperang, sedangkan kaum wanita tidak. Kami pun hanya mendapat setengah dari warisan yang diterima kaum pria.” Allah lalu menurunkan ayat, wala tatamannau ma faddalallahu bihi ba‘dakum ‘ala ba‘d.

(1) Mursal dengan sanad sahih; diriwayatkan oleh at-Tirmiz\iy, Ahmad, at-Tabraniy, al-Baihaqiy, at-Tabariy, dan al-Hakim dari jalur Mujahid dari Ummu Salamah. At-Tirmiz\iy mengatakan hadis ini mursal. Al-Hakim menilai sanad hadis ini sahih berdasarkan syarat al-Bukhariy dan Muslim dengan catatan apabila Mujahid mendengar dari Ummu Salamah. az\-Z|ahabiy sependapat dengannya dalam hal ini. Lihat: at-Tirmiz\iy, Sunan at-Tirmiz\iy, dalam Kitab at-Tafsir, Bab wa min Surah an-Nisa’, hlm. 676, hadis nomor 3022; Ahmad, al-Musnad, hlm. 1988, hadis nomor 27272; at-Tabraniy, al-Mu‘jam al-Kabir, juz 23, hlm. 280, hadis nomor 609; al-Baihaqiy, as-Sunan al-Kubra, dalam Kitab as-Sair, Bab man la Yajib ‘alaih al-Jihad, juz 9, hlm. 37, hadis nomor 17806; at-Tabariy, Jami‘ al-Bayan, juz 6, hlm. 663–664; al-Hakim, al-Mustadrak, dalam Kitab at-Tafsir, Bab min Surah al-Baqarah, juz 2, hlm. 335, hadis nomor 3195.

PriaWanitaWaris

Asbabun Nuzul Surat An-Nisa' Ayat 32 - Imam as Suyuthi : Protes Wanita Ketika Mendapatkan Setengah Bagian Dari Apa Yang Diperoleh Oleh Laki-Laki

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain, (karena) bagi orang laki' laki ada bagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia'Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Al-Hakim dari Ummu Salamah bahwasanya ia berkata, “Para lelaki berangkat ke medan perang dan perempuan tidak, dan kamu juga hanya mendapatkan setengah harta warisan”, maka Allah menurunkan firman-Nya, “Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain.” Dan Allah menurunkan juga firman-Nya, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dari laki-laki dan perempuan.” (1) Dan dikeluarkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Ibnu Abbas bahwasanya ia berkata, “Seorang wanita datang kepada Rasulullah dan berkata kepada beliau, “Wahai Nabi Allah, bagian seorang laki seperti bagian dua orang wanita, dan saksi dua orang wanita seperti saksi seorang laki-laki, apakah juga dalam beramal seperti ini? Jika wanita melakukan kebaikan, maka baginya setengah kebaikan, maka Allah menurunkan firman-Nya, “Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah... ” (2)
1. Mursal: At-Tirmidzi (3022) dalam Bab At-Tafsir. Diriwayatkan oleh Ibnu Katsir (1/644), dan ia menyebutkannya juga dari jalur yang lain dari Abdurrazaq dari Ma’mar dari orang tua penduduk Makkah bahwasanya ia berkata, “Ayat ini turun karena para wanita berkata, “Seandainya kami adalah lelaki, maka kami akan berj ihad seperti para lelaki, dan berperang seperti mereka berperang.” 2. Dan diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwasanya ia berkata, “Seorang wanita datang kepada Rasulullah S dan berkata, “Wahai Nabi Allah, bagian seorang lelaki seperti bagian dua orang wanita, dan kesaksian dua orang wanita seperti kesaksian seorang lelaki, apakah dalam beramal juga seperti itu, jika kami melakukan kebaikan maka akan ditulis setengah kebaikan?” maka turunlah firman Allah, “Dan janganlah kamu iri hati terhadap. sesungguhnya ini adalah adil dan Saya yang melakukannya.” IbnuKatsir (1/645). Al-Qurthubi berkata (2/1827) bahwasanya Qatadah berkata, “Dahulu orang-orang jahiliyah tidak memberikan hak waris kepada para wanita dan anak-anak, dan ketika turun ayat tentang waris dan menjadikan bagian seorang laki-laki seperti bagian dua orang wanita, maka para wanita menginginkan j ika bagian mereka dalam hak warits seperti bagian laki-laki. Lalu para lelaki berkata, “Kami berharap kebaikan kami dilipatgandakan dari kebaikan wanita seperti dalam hak waris, maka turunlah ayat ini.”
ahli warishak wariswanita

Tafsir Lengkap

Namun sering terjadi dalam kehidupan bahwa angan-angan untuk memperoleh sesuatu sebagaimana dimiliki orang lain bisa mendorong seseorang melakukan pelanggaran. Ayat ini berpesan agar menghindari kebiasaan berangan-angan yang menimbulkan sifat iri dan dengki kepada sesama. Dan janganlah kamu berangan-angan yang membuat kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan oleh Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain, baik karunia itu berupa kecerdasan, kemuliaan, nama baik, pangkat, dan jabatan, maupun dalam bentuk harta benda serta kekayaan yang berlimpah. Karena bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan yang sesuai dengan ketentuan Allah dan sesuai pula dengan apa yang mereka usahakan, dan begitu pula bagi perempuan pun ada bagian dari apa yang mereka usahakan sesuai petunjuk Allah dan apa yang mereka usahakan. Oleh sebab itu, janganlah berangan-angan yang menyebabkan iri hati. Mohonlah kepada Allah dengan tulus agar kamu dianugerahi-Nya sebagian dari karunia-Nya yang berlimpah ruah itu. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu termasuk angan-angan dan iri serta kedengkian yang tersembunyi dalam hati kamu.

Dibaca 27 kali