ࣙالَّذِيْنَ يَبْخَلُوْنَ وَيَأْمُرُوْنَ النَّاسَ بِالْبُخْلِ وَيَكْتُمُوْنَ مَآ اٰتٰىهُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖۗ وَاَعْتَدْنَا لِلْكٰفِرِيْنَ عَذَابًا مُّهِيْنًاۚ ﴿٣٧﴾
Terjemahan
(Yaitu) orang-orang yang kikir, menyuruh orang (lain) berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia yang telah dianugerahkan Allah kepada mereka. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir itu azab yang menghinakan.
Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)
Asbabun Nuzul Surat An-Nisa' Ayat 37 - Menegaskan Pentingnya Bersedekah di Jalan Allah
Ayat ini turun berkaitan dengan beberapa orang Yahudi yang mendatangi sekelompok kaum Ansar dan menghasut mereka untuk tidak mendermakan hartanya di jalan Allah
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: وَكَانَ كَرْدَمُ بْنُ زَيْدٍ حَلِيْفُ كَعْبِ بْنِ الْأَشْرَفِ، وَأُسَامَةُ بْنُ حَبِيْبٍ، وَنَافِعُ بْنُ أَبِيْ نَافِعٍ، وَبَحْرِيُّ بْنُ عَمْرٍو وَحُيَيُّ بْنُ عَمْرٍو بْنُ أَخْطَبَ وَرِفَاعَةُ بْن زَيْدِ بْنِ التَّابُوْتِ يَأْتُوْنَ رِجَالاً مِنَ الْأَنْصَارِ، وَكَانُوْا يُخَالِطُوْنَهُمْ يَنْتَصِحُوْنَ لَهُمْ مِنْ أَصْحَابِ رَسُوْلِ الله صَلَّى الله عليه وَسَلَّمَ، فَيَقُوْلُوْنَ لَهُمْ: لَا تُنْفِقُوْا أَمْوَالَكُمْ فَإِنَّا نَخْشَى عَلَيْكُمُ الْفَقْرَ فِي ذَهَابِهَا، وَلَا تُسَارِعُوْا فِي النَّفَقَةِ فَإِنَّكُمْ لَا تَدْرُوْنَ مَا يَكُوْنُ. فَأَنْزَلَ الله فِيْهِمْ: (اَلَّذِينَ يَبْخَلُونَ ويأْمُرُونَ النّاسَ بالبُخْلِ وَيَكْتُمُونَ ما آتاهُمُ اللّهُ مِنْ فَضْلِهِ). (1)
Ibnu ‘Abbas berkata, “Suatu hari Kardam bin Zaid, sekutu Ka‘b bin Asyraf; Usamah bin Habib, Nafi‘ bin Abi Nafi‘, Bahriy bin ‘Amr, Huyaiy bin Akhtab, dan Rifa‘ah bin Zaid bin at-Tabut mendatangi sekelompok kaum Ansar. Para sahabat Rasulullah ini sejak dulu memang biasa bercakap-cakap dan menerima nasihat dari mereka. ‘Jangan infakkan harta kalian. Kami khawatir kalian akan menjadi fakir karenanya. Kalian tidak boleh tergesa-gesa berinfak. Pertimbangkanlah masak-masak, sebab kalian tidak tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari,’ demikian kaum Yahudi itu menghasut. Allah lalu menurunkan firman-Nya untuk menanggapi ucapan mereka, allaz\ina yabkhaluna waya’murunan-nasa bil-bukhli wa yaktumuna ma atahumullahu min fadlih.”
(1) Hasan ligairih; diriwayatkan oleh at-Tabariy dan Ibnu Abi Hatim dari jalur Ibnu Ishaq dari Muhammad bin Abu Muhammad dari ‘Ikrimah dari Ibnu ‘Abbas. Ibrahim Muhammad al- ‘Aliy mengatakan kualitas riwayat ini hasan ligairih. Lihat: at-Tabariy, Jami‘ al-Bayan, juz 7, hlm. 24; Ibnu Abi Hatim, Tafsir al-Qur’an al-‘Azim, juz 3, hlm. 964, hadis nomor 5387. Lihat pula: Ibrahim Muhammad al-‘Aliy, as-Sahih} min Asbab an-Nuzul, hlm. 76.
Asbabun Nuzul Surat An-Nisa' Ayat 37 - Imam as Suyuthi : Orang-Orang Yang Meyakini Bahwa Bersedakah Dapat Membuat Miskin
Tafsir Lengkap
Dibaca 22 kali
