وَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِى الْاَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْۖ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِيْنَهُمُ الَّذِى ارْتَضٰى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِّنْۢ بَعْدِ خَوْفِهِمْ اَمْنًاۗ يَعْبُدُوْنَنِيْ لَا يُشْرِكُوْنَ بِيْ شَيْـًٔاۗ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ ﴿٥٥﴾
Terjemahan
Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan yang mengerjakan kebajikan bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa; Dia sungguh akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah Dia ridai; dan Dia sungguh akan mengubah (keadaan) mereka setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apa pun. Siapa yang kufur setelah (janji) tersebut, mereka itulah orang-orang fasik.
Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)
Asbabun Nuzul Surat An-Nur Ayat 55 - Allah Menjanjikan Ketentraman bagi Rasulullah dan Sahabatnya, dan untuk Bersabar dalam Berdakwah
Ayat ini menjanjikan ketenteraman bagi Rasulullah dan para sahabatnya. Allah meminta mereka bersabar atas berbagai gangguan orang-orang yang menentang dakwahnya.
عَنْ أُبَيٍّ بْنِ كَعْبٍ رضي الله عنه قَالَ: لمَاَّ قَدِمَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَأَصْحَابُهُ المَدِيْنَةَ وَآوَتْهُمُ الأَنْصَارُ رَمَتْهُمُ العَرَبُ عَنْ قَوْسٍ وَاحِدَةٍ، كَانًوْا لَا يَبِيْتُوْنَ إِلَّا بِالسِّلَاحِ وَلَا يُصْبِحُوْنَ إِلَّا فِيْهِ، فَقَالُوْا: تَرَوْنَ أَنَّا نَعِيْشُ حَتَّى نَبِيْتُ آمِنِيْنَ مُطْمَئِنِّيْنَ لَا نَخَافُ إِلَّا اللهَ؟ فَنَزَلَتْ: (وَعَدَ اللهُ الَّذِيْنَ آمَنُوْا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِيْنَهُمْ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا) إِلَى (وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ) يَعْنِي بِالنِّعْمَةِ (فَأُولَئِكَ هُمُ الفَاسِقُوْنَ). (1)
Ubay bin Ka‘b radiyallahu 'anhuma berkata “Ketika Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat tiba di Madinah dan ditampung oleh kaum Ansar, orang Arab (yang menentang dakwah beliau) memanahi mereka sampai-sampai mereka terpaksa selalu memegang senjata (untuk menjaga diri), malam maupun siang. Mereka berkata, ‘Sampai kapan kita hidup seperti ini? Kapan kita dapat tinggal dengan aman dan tenteram, tidak takut kepada siapa pun selain Allah?’ Berkaitan dengan hal ini turunlah ayat, wa‘adallahul-laz\ina amanu wa‘amilus-salihati layastakhlifannahum fil-ardi kamastakhlafal-laz\ina min qablihim walayumakkinanna lahum dinahumul-laz\irtada lahum walayubaddilannahum min ba‘di khaufihim amna … hingga firman-Nya, waman kafara ba‘da z\alika, yakni barang siapa mengingkari nikmat itu, fa’ula’ika humul-fasiqun.”
(1) Sahih: diriwayatkan oleh al-Hakim dan at-Tabraniy. Lihat: al-Hakim, al-Mustadrak, dalam Kitab at-Tafsir, Bab Tafsir Surah an-Nur, juz 2, hlm. 435, hadis nomor 3512; at-Tabraniy, al-Mu‘jam al-Ausat, juz 7, hlm. 119, hadis nomor 7029. Menurut al-Hakim sanad hadis ini sahih, namun tidak diriwayatkan oleh al-Bukhariy dan Muslim. az\-Z|ahabiy juga mengatakan hadis ini sahih. Sementara itu, al-Hais\amiy juga menilai para perawi hadis ini tepercaya. Lihat: Majma‘ az-Zawa’id, dalam Kitab at-Tafsir, juz 7, hlm. 138, hadis nomor 11237.
Asbabun Nuzul Surat An-Nur Ayat 55 - Imam as Suyuthi : Tidak Hanya Di Akhirat, Allah Juga Akan Memberikan Keistimewaan Kepada Orang-Orang Yang Beriman Ketika Ada Di Bumi
Tafsir Lengkap
Dibaca 16 kali
