Surah 13Ayat 13 / 43

Ar Ra'du

GuruhMakkiyahJuz 13Halaman 250
Semua makhluk memuji-NyaKata-kata malaikat dalam al-Qur'anKata-kata Malaikat dalam al-Qur'anBumi dan Langit serta isinya bersujud kepada AllahKata-kata malaikat dalam al-Qur'an

وَيُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهٖ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ مِنْ خِيْفَتِهٖۚ وَيُرْسِلُ الصَّوَاعِقَ فَيُصِيْبُ بِهَا مَنْ يَّشَاۤءُ وَهُمْ يُجَادِلُوْنَ فِى اللّٰهِۚ وَهُوَ شَدِيْدُ الْمِحَالِۗ ﴿١٣﴾

Wa yusabbiḥur-ra‘du biḥamdihī wal-malā'ikatu min khīfatih(ī), wa yursiluṣ-ṣawā‘iqa fa yuṣību bihā may yasyā'u wa hum yujālidilūna fillāh(i), wa huwa syadīdul-miḥāl(i).

Terjemahan

Guruh bertasbih dengan memuji-Nya, (demikian pula) malaikat karena takut kepada-Nya. Dia (Allah) melepaskan petir, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki. Sementara itu, mereka (orang-orang kafir) berbantah-bantahan tentang kekuasaan Allah, padahal Dia Mahakeras hukuman-Nya.

Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)

Asbabun Nuzul Surat Ar-Ra'd ayat 13 - Kisah Penolakan Kaum Musyrikin Terhadap Dakwah Islam Hingga Datang Halilintar Menyambar dan Membakarnya

Turunnya ayat ini dilatarbelakangi penolakan seorang musyrik terhadap dakwah Islam yang disampaikan kepadanya. Berkali-kali dakwah itu datang kepadanya, namun sebanyak itu pula ia menolak hingga pada akhirnya datanglah halilintar yang menyambar dan membakarnya

عَن أَنَسٍ، قَالَ: بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيه وَسَلَّم رَجُلًا مِنْ أَصْحَابِهِ إِلَى رَجُلٍ مِنْ عُظَمَاءِ الْجَاهِلِيَّةِ يَدْعُوهُ إِلَى اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى فَقَالَ: أَيْش رَبُّكَ الَّذِي تَدْعُو إِلَيْهِ؟ مِنْ نُحَاسٍ هُوَ؟ مِنْ حَدِيدٍ هُوَ؟ مِنْ فِضَّةٍ هُوَ؟ مِنْ ذَهَبٍ هُوَ؟ فَأَتَى النَّبِيّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيه وَسَلَّم فَأَخْبَرَهُ فَأَعَادَهُ النَّبِيّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيه وَسَلَّم الثَّانِيَةَ، فَقَالَ: مِثْلَ ذَلِكَ فَأَتَى النَّبِيّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيه وَسَلَّم فَأَخْبَرَهُ فَأَرْسَلَهُ إِلَيْهِ الثَّالِثة فَقَالَ: مِثْلَ ذَلِكَ فَأَتَى النَّبِيّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيه وَسَلَّم فَأَخْبَرَهُ فَأَرْسَلَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَلَيْهِ صَاعِقَةً فَأَحْرَقَتْهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيه وَسَلَّم: إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى قَدْ أَرْسَلَ عَلَى صَاحِبِكَ صَاعِقَةً فَأَحْرَقَتْهُ فَنَزَلَتْ هَذِهِ الآيَةُ (وَيُرْسِلُ الصَّوَاعِقَ فَيُصِيبُ بِهَا مَنْ يَشَاءُ وَهُمْ يُجَادِلُوْنَ فِي اللهِ، وَهُوَ شَدِيْدُ المِحَالِ). (1)

Anas (bin Malik) berkata, “Suatu hari Rasulullah mengutus seorang sahabat untuk menemui salah seorang tokoh jahiliah dalam rangka mengajaknya menyembah Allah. Tokoh itu kemudian berkata, ‘Siapakah Tuhanmu yang engkau dakwahkan? Apakah Ia terbuat dari tembaga? Apakah Ia terbuat dari besi? Apakah Ia terbuat dari perak? Ataukah Ia terbuat dari emas?’ Sahabat itu pun pulang. Ia menemui Rasulullah dan mengadukan apa yang dialaminya. Nabi lalu mengutusnya untuk kedua kalinya, namun tokoh jahiliah itu tetap mengatakan hal yang sama. Sahabat itu pun pulang dan mengadukan hal itu kepada Nabi. Nabi lalu mengutusnya untuk ketiga kalinya, namun tokoh jahiliah itu tetap mengatakan hal yang sama. Sahabat itu pun pulang dan kembali mengadukan hal itu kepada Nabi. Allah lalu mengirim petir yang menyambar dan membakar tokoh jahiliah itu. Rasulullah bersabda, ‘Sungguh, Allah telah mengutus kepada temanmu sebuah halilintar yang menyambar dan membakarnya.’ Turunlah setelah itu ayat, wayursilus-sawa‘iqa fayusibu biha man yasya’ wahum yujadiluna fillahi wahuwa syadidul-mihal.”

(1) Sahih; diriwayatkan oleh al-Bazzar dan Abu Ya‘la. Lihat: al-Bazzar, Musnad al-Bazzar (al-Bahr az-Zakhkhar), (Madinah: Maktabah al-‘Ulum wa al-Hikam, cet. 1, 2005), juz 13, hlm. 361, hadis nomor 7007; Abu Ya‘la, Musnad Abi Ya‘la, juz 6, hlm. 87–88, hadis nomor 3341. Husain Salim Asad dalam tahqiq-nya atas Musnad Abi Ya‘la menilai sanad hadis ini sahih. Sementara itu, al-Hais\amiy menilai sanad al-Bazzar terdiri atas para perawi kitab Sahih selain Dailam bin Gazwan, walaupun ia sendiri perawi yang tepercaya. Al-Haisamiy juga mengatakan bahwa pada sanad Abu Ya‘la dan at-Tabraniy terdapat perawi yang bernama ‘Aliy bin Sarah, seorang perawi yang daif. Tampaknya al-Hais\amiy luput menjelaskan bahwaa Abu Ya‘la meriwayatkan hadis yang sama namun melalui jalur yang berbeda, yakni dari Dailam bin Gazwan, bukan dari ‘Aliy bin Sarah. Lihat: al-Haiamiy, Majma‘ az-Zawa’id, juz 7, hlm. 88–89, hadis nomor 11092. Hadis ini juga diriwayatkan oleh an-Nasa’iy dan at-Tabraniy dengan sanad yang daif. Lihat: an-Nasa’iy, as-Sunan al-Kubra, juz 10, hlm. 136–137, hadis nomor 11195; at-Tabraniy, al-Mu‘jam al-Ausat, juz 3, hlm. 96, hadis nomor 2602.

 

HalilintarJahiliahTokoh

Asbabun Nuzul Surat Ar-Raad Ayat 13 - Imam as Suyuthi : Orang Yang Menghina Allah Dengan Mengatakan Terbuat Dari Besi, Tembaga, Perak, Dan Emas

“Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan mereka berbantah- bantahan tentang Allah, dan Dia-lah Tuhan Yang Mahakeras siksa-Nya. ”
Diriwayatkan oleh An-Nasa’i dan Al-Bazzar dari Anas bin Malik bahwasanya ia berkata, “Rasulullah & mengutus seseorang dari sahabatnya untuk pergi menghadap kepada seseorang dari petinggi jahiliyah untuk menyerunya kepada Islam, kemudian orang tersebut berkata kepada sahabat tersebut, “Terbuat dari apakah Tuhan yang engkau menyeruku kepada- Nya? Apakah terbuat dari besi, tembaga, perak, atau emas?” Kemudian sahabat tersebut kembali dan memberi tahu kepada Nabi akan hal tersebut. Orang tersebut tetap memberi respons yang sama pada seruan kedua dan ketiga sehingga akhirnya Allah mengirim petir yang menghanguskan tubuhnya dan turunlah ayat ini. ” ...dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki,...” hingga akhir ayat.” (1)
1. Hasan: An-Nasa’i (279) dalam Bab At'Tafsir, Al-Bazzar (2221) dalam kitabnya KasyfAbAstar, Ibnu Jarir (13/84) dalam Bab At-Tafsir. Al-Qurthubi menyebutkan sebab turun yang lain dari ayat ini yang disebutkan oleh Al-Mawardi dari Ibnu Abbas, Ali bin Abi Thalib, dan Mujahid bahwasanya ayat ini turun pada seorang Yahudi yang berkata kepada Nabi, “beritahu kepadaku, dari apa Tuhanmu dibuat?” apakah dari mutiara ataukah permata?” setelah ia berkata seperti itu, maka angin kencang membunuhnya. Ada juga yang mengatakan bahwsanya ayat ini turun pada beberapa orang kafir Arab (5/3631). Ibnu Katsir telah menyebutkan (2/662) sebab turun ayat ini adalah kisah Arbad dan Amir sebelumnya. Dan ia juga menyebutkan sebab-sebab yang telah ia sebutkan pada Imam As-Suyuthi dan Al-Qurthubi.
An-Nasa’idakwahIslam

Tafsir Lengkap

Lazimnya, sambaran kilat akan diiringi oleh guruh. Dan guruh senantiasa bertasbih kepada Allah dengan memuji-Nya, demikian pula para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar yang kadangkala membakar apa yang ditemuinya, lalu Allah menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki melalui hukum sebab akibat yang telah diletakkan Allah di alam semesta. Sementara itu, walaupun bukti-bukti kekuasaan Allah tampak begitu nyata, namun mereka (orang-orang kafir) masih berbantah-bantahan dengan engkau, wahai Nabi Muhammad, tentang Allah. Dan Dia-lah Tuhan Yang Mahakeras siksaan-Nya.

Dibaca 25 kali