Surah 9Ayat 30 / 129

At Taubah

PengampunanMadaniyahJuz 10Halaman 191
Tuhan tidak beranakPengakuan orang Yahudi tentang AllahPengakuan orang Yahudi tentang 'UzairPengakuan orang Nasrani tentang IsaBahwa Allah mempunyai anakBantahan rumor Nabi Isa as. itu Tuhan

وَقَالَتِ الْيَهُوْدُ عُزَيْرُ ࣙابْنُ اللّٰهِ وَقَالَتِ النَّصٰرَى الْمَسِيْحُ ابْنُ اللّٰهِۗ ذٰلِكَ قَوْلُهُمْ بِاَفْوَاهِهِمْۚ يُضَاهِـُٔوْنَ قَوْلَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ قَبْلُۗ قَاتَلَهُمُ اللّٰهُۚ اَنّٰى يُؤْفَكُوْنَ ﴿٣٠﴾

Wa qālatil-yahūdu ‘uzairunibnullāhi wa qālatin-naṣāral-masīḥubnullāh(i), żālika qauluhum bi'afwāhihim, yuḍāhi'ūna qaulal-lażīna kafarū min qabl(u), qātalahumullāh(u), annā yu'fakūn(a).

Terjemahan

Orang-orang Yahudi berkata, “Uzair putra Allah,” dan orang-orang Nasrani berkata, “Al-Masih putra Allah.” Itulah ucapan mereka dengan mulut-mulut mereka. Mereka meniru ucapan orang-orang yang kufur sebelumnya. Allah melaknat mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?

Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)

Asbabun Nuzul Surat At-Taubah Ayat 30 - Kaum Yahudi tidak Akan Mengikuti Ajaran Islam karena Enggan Mengikuti Kiblatnya

Beberapa orang Yahudi menemui Rasulullah dan menyatakan diri tidak akan mengikuti ajaran Islam karena beliau enggan mengikuti kiblat mereka dan tidak mau mengakui ‘Uzair sebagai putra Allah. Terkait kejadian ini turunlah ayat di atas.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: أَتَى رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم سَلَامُ بْنُ مِشْكَمٍ وَنُعْمَانُ بْنُ أَوْفَى أَبُوْ أَنَسٍ وَمَحْمُوْدُ بْنُ دِحْيَةَ وَشَأْسُ بْنُ قَيْسٍ، وَمَالِكُ بْنُ الصَّيْفِ، فَقَالُوْا لَهُ:كَيْفَ نَتَّبِعُكَ وَقَدْ تَرَكْتَ قِبْلَتَنَا، وَأَنْتَ لَا تَزْعُمُ أَنَّ عُزَيْرًا ابْنُ اللهِ؟ فَأَنْزَلَ اللهُ فِيْ ذَلِكَ مِنْ قَوْلِهِمْ: (وَقالَتِ اليَهُودُ عُزَيْرٌ ابْنُ اللّهِ وَقالَتِ النَّصَارَى المَسِيحُ ابْنُ اللّهِ ذَلِكَ قَوْلُهُمْ بِأَفْوَاهِهِمْ يُضَاهِئُوْنَ قَوْلَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْ مِنْ قَبْلُ قَاتَلَهُمُ اللهُ أَنَّى يُؤْفَكُونَ). (1)

Ibnu ‘Abbas berkata, “Salam bin Misykam, Nu‘man bin Aufa Abu Anas, Mahmud bin Dihyah, Sya’s bin Qais, dan Malik bin haif menemui Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam. Mereka berkata, ‘Bagaimana kami akan mengikutimu, sedang engkau telah meninggalkan kiblat kami dan engkau juga tidak mau mengakui ‘Uzair sebagai putra Allah?’ Berkaitan dengan perkataan mereka ini Allah menurunkan ayat, waqalatil-yahudu ‘uzairunibnullahi waqalatin-nasaral-masihubnullahi zalika qauluhum bi afwahihim yudahi’una qaulal-lazina kafaru min qablu qatalahumullahu anna yu’fakun.”

(1) Hasan; diriwayatkan oleh at-Tabariy dan Ibnu Abi Hatim. at-Tabariy meriwayatkannya dari Abu Kuraib dari Yunus bin Bukair dari Ibnu Ishaq dari Muhammad bin Abu Muhammad dari Sa‘id bin Jubair atau ‘Ikrimah dari Ibnu ‘Abbas, sedangkan Ibnu Abi Hatim dari ‘Aliy bin Husain dari Ibnu Numair dari Yunus bin Bukair dan seterusnya. Semua perawi dalam sanad ini siqah. Lihat: at-Tabariy, Jami‘ al-Bayan, juz 11, hlm. 409; Ibnu Abi Hatim, Tafsir al-Qur’an al-‘Azim, juz 6, hlm. 1781, hadis nomor 10043. Lihat pula: Abu ‘Umar Nadi, al-Maqbul min Asbab an-Nuzul, hlm. 367.

KiblatUzairYahudi

Asbabun Nuzul Surat At-Taubah Ayat 30 - Imam as Suyuthi : Ada Seseorang Yang Mendatangi Nabi Dan Kemudian Mengatakan Bahwa Uzair Adalah Anak Allah

“Orang-orang Yahudi berkata, “Uzair itu putra Allah" dan orang-orang Nashrani berkata, “AL-Masih itu putra Allah." Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang'orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka, bagaimana mereka sampai berpaling'’.”
Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Ibnu Abbas bahwasanya ia berkata, “Rasulullah didatangi oleh Sallam bin Misykam, Nu’man bin Aufa, Syas bin Qais, dan Malik bin Ash-Shaif.” Mereka lalu berkata, “Bagaimana mungkin kami mengikutimu sementara kamu telah meninggalkan kiblat kami dan engkau pun tidak mempercayai bahwa Uzair adalah putra Allah?!” Maka Allah menurunkan firman-Nya, “Dan orang- orang Yahudi berkata... ” (1)
1. Disebutkan oleh Imam As-Suyuthi dalam kitabnya Ad-Dur AbMantsur (3/248) dan ia menambahkan lagi seorang dari mereka yaitu Abu Anas.
KafirNasraniYahudi

Tafsir Lengkap

Ayat ini menerangkan sesatnya akidah Ahli Kitab. Dan orang-orang Yahudi berkata, “Uzair putra Allah”, dan orang-orang Nasrani berkata, “Al-Masih putra Allah”. Itulah ucapan yang keluar dari mulut mereka tanpa didasarkan pada dalil yang benar. Mereka meniru ucapan orang-orang kafir yang terdahulu, seperti perkataan musyrik Mekkah bahwa malaikat adalah anak perempuan Tuhan. Akibat ucapan dan keyakinan mereka yang sesat itulah Allah melaknat mereka. Memang, sungguh mengherankan bagaimana mung-kin mereka sampai berpaling dari agama yang benar, yaitu agama tauhid, padahal para rasul telah datang kepada mereka silih berganti un-tuk menjelaskan tentang hal itu, juga dikuatkan dengan bukti-bukti rasional tentang keesaan Allah tersebut?

Dibaca 29 kali