Surah 43Ayat 57 / 89

Az Zukhruf

Perhiasan dari EmasMakkiyahJuz 25Halaman 493
Ibunya Nabi Isa as.Al-Qur'an memaparkan banyak perumpamaanNabi Isa as. adalah Hamba Allah dan bukan TuhanIsa sebagai anak Maryam

وَلَمَّا ضُرِبَ ابْنُ مَرْيَمَ مَثَلًا اِذَا قَوْمُكَ مِنْهُ يَصِدُّوْنَ ﴿٥٧﴾

Wa lammā ḍuribabnu maryama maṡalan iżā qaumuka minhu yaṣiddūn(a).

Terjemahan

Ketika putra Maryam (Isa) dijadikan perumpamaan, tiba-tiba kaummu (suku Quraisy) bersorak karenanya.

Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)

Asbabun Nuzul Surat Zukhruf Ayat 57 - Respons Terhadap Tindakan Kaum Quraisy yang Menggunakan Isa untuk Mempertahankan Keyakinan Terhadap Tuhan Mereka yang tidak Memiliki Kebaikan

Ketika Nabi menegaskan kepada kaum Quraisy bahwa tuhan mereka tidak punya sedikit pun kebaikan, mereka menjadikan Isa sebagai bahan untuk memperolok pernyataan Nabi tersebut, karena ada sebagian manusia yang mempertuhankannya. Itulah sebab nuzul ayat di atas.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِقُرَيْشٍ: يَا مَعْشَرَ قُرَيْشٍ إِنَّهُ لَيْسَ أَحَدٌ يُعْبَدُ مِنْ دُونِ اللَّهِ فِيهِ خَيْرٌ. وَقَدْ عَلِمَتْ قُرَيْشٌ أَنَّ النَّصَارَي تَعْبُدُ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ، وَمَا تَقُولُ فِي مُحَمَّدٍ. فَقَالُوا: يَا مُحَمَّدُ أَلَسْتَ تَزْعُمُ أَنَّ عِيسَى كَانَ نَبِيًّا وَعَبْدًا مِنْ عِبَادِ اللَّهِ صَالِحًا، فَلَئِنْ كُنْتَ صَادِقًا فَإِنَّ آلِهَتَهُمْ لَكَمَا تَقُولُونَ. قَالَ: فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ (وَلَمَّا ضُرِبَ ابْنُ مَرْيَمَ مَثَلًا إِذَا قَوْمُكَ مِنْهُ يَصِدُّوْنَ). (1)

Ibnu ‘Abbas berkata bahwa suatu hari Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam menyeru kaum Quraisy, “Wahai kaum Quraisy! Tidak ada sedikit pun kebaikan pada sesuatu yang dijadikan sembahan selain dari Allah.” Pada waktu itu kaum Quraisy sudah tahu bahwa kaum Nasrani mempertuhankan Isa bin Maryam. Mereka juga tahu apa yang kaum Nasrani itu katakan terkait Nabi Muhammad. Karena itu mereka balik bertanya, “Wahai Muhammad, bukankah engkau meyakini Isa sebagai nabi dan satu dari sekian banyak hamba Allah yang saleh? Jikalau saja apa yang tadi kaukatakan itu benar maka tuhan mereka (yakni Isa) juga tidak punya sedikit pun kebaikan.” Allah lalu menurunkan ayat, walamma duribabnu maryama mas\alan iz\a qaumuka minhu yasiddun.

(1) Hasan; diriwayatkan oleh Ahmad dan at-Tabraniy. Lihat dan bandingkan dalam : Ahmad, al-Musnad, juz 3, hlm. 283–285, hadis nomor 2921; at-Tabraniy, al-Mu‘jam al-Kabir, juz 12, hlm. 153–154, hadis nomor 1274. Lihat pula: al-Hais\amiy, Majma‘ az-Zawa’id, juz 7, hlm. 165–166, hadis nomor 11331.

IsaNasraniQuraisy

Asbabun Nuzul Surat Az-Zukhruf Ayat 57 - Imam as Suyuthi : Sindiran Orang Quraish Ketika Nabi Muhammad Mengatakan Tidak Ada Kebaikan Melainkan Dengan Menyembah Allah, Karena Isa Yaitu Orang Yang Shalih Akhirnya Dijadikan Tuhan

“Dan tatkala putra Maryam (Isa) dijadikan perumpamaan tiba-tiba kaummu (Quraisy) bersorak karenanya."
Ahmad meriwayatkan dengan sanad shahih begitu pula dengan Ath- Thabarani yang meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwasanya Rasulullah & berkata kepada orang-orang Quraisy, “Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang menyembah selain Allah yang akan mendapatkan kebaikan." Maka mereka berkata, “Bukankah engkau menyangka bahwa Isa dahulunya adalah seorang nabi dan hamba yang shalih. Padahal dirinya dijadikan sesembahan selain Allah.” Maka Allah menurunkan ayat, “Dan tatkala putra Maryam (Isa) dijadikan perumpamaan tiba-tiba kaummu (Quraisy) bersorak karenanya." (1)
1. Shahih: Al-Haitsami (7/104) meriwayatkan dalam AlAAajmd. ia mengatakan, Hadits tersebut diriwayatkan oleh Ahmad dan Ath-Thabarani. Di dalamnya ada Ashim bin Bahdalah. Ahmad dan lainnya menganggapnya terpercaya, sedangkan para perawi lainnya adalah para perawi shahih. Al-Qurthubi (9/6149) mengatakan bahwasanya orang-orang Quraisy berkata, “Muhammad berharap bahwa kita menjadikan Tuhan sebagaimana orang-orang Nashrani menjadikan Isa bin Maryam sebagai Tuhan.” Ibnu Abbas berkata, “Orang yang membuat perumpamaan itu adalah Abdullah bin Az-Zab’ari, dan ia menuturkan kisah itu secara panjang lebar. Ibnu Katsir meriwayatkan dari Ibnu Ishaq bahwasanya orang yang membuat perumpamaan itu adalah An- Nadhr bin Al-Harits di depan Al-Walid bin Al-Mughirah (5/178).
Nabi Isaputra Maryamutusan Allah

Tafsir Lengkap

Setelah menjelaskan bahwa kaum Nabi Musa yang menentang ajaran Allah dan hukuman yang ditimpakan kepada mereka adalah pelajaran bagi orang-orang datang kemudian, Allah lalu menjelaskan pelajaran yang dapat diambil oleh Nabi Muhammad dan umatnya dari kisah Nabi Isa. Dan ketika putra Maryam, yakni Nabi Isa, dijadikan oleh orang-orang musyrik perumpamaan untuk menentang kebenaran ayat-ayat Allah, tiba-tiba kaummu, suku Quraisy wahai Nabi Muhammad bersorak gembira karenanya.

Dibaca 14 kali