۞ قُلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِۗ اِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًاۗ اِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ ﴿٥٣﴾
Terjemahan
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas (dengan menzalimi) dirinya sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa semuanya.663) Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)
Asbabun Nuzul Surat Az-Zumar Ayat 53 - Jawaban Atas Pertanyaan terkait Kafarat atas Dosa-Dosa yang Telah Dilakukan sebelum Masuk Islam
Beberapa orang musyrik yang bergelimang dosa menghadap Nabi untuk menyatakan masuk Islam. Namun sebelum itu mereka ingin menanyakan kafarat atas dosa-dosa yang telah mereka lakukan selama ini. Turunlah ayat di atas untuk menjawab pertanyaan tersebut.
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضى الله عنهما أَنَّ نَاسًا، مِنْ أَهْلِ الشِّرْكِ كَانُوا قَدْ قَتَلُوا وَأَكْثَرُوا وَزَنَوْا وَأَكْثَرُوا، فَأَتَوْا مُحَمَّدًا صلى الله عليه وسلم فَقَالُوا: إِنَّ الَّذِي تَقُولُ وَتَدْعُو إِلَيْهِ لَحَسَنٌ لَوْ تُخْبِرُنَا أَنَّ لِمَا عَمِلْنَا كَفَّارَةً. فَنَزَلَ (وَالَّذِينَ لاَ يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ وَلاَ يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ وَلاَ يَزْنُونَ) وَنَزَلَتْ (قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لاَ تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ). (1)
Ibnu Abbas radiyallahu 'anhuma bercerita bahwa ada sekelompok kaum musyrik yang selama ini banyak melakukan pembunuhan dan perzinaan. Mereka kemudian menghadap Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wasallam (untuk menyatakan masuk Islam, namun di hati kecil mereka tersisa kekhawatiran atas dosa-dosa yang telah mereka perbuat). Mereka berkata, “Kami mengakui apa yang kaukatakan dan dakwahkan adalah hal yang baik. Andai saja engkau dapat memberitahu kami kafarat (penghapus) atas dosa-dosa yang telah kami lakukan, (kami tidak akan ragu lagi untuk menyatakan masuk Islam).” Berkaitan dengan kejadian ini turunlah firman Allah, wallaz\ina la yad‘una ma‘allahi ilahan akhara wala yaqtulunan-nafsal-lati harramallahu illa bil-haqqi wala yaznun, dan firman Allah, qul ya ‘ibadiyal-laz\ina asrafu ‘ala anfusihim la taqnatu min rahmatillah.
(1) Diriwayatkan oleh al-Bukhariy dan Muslim. Lihat: al-Bukhariy, Sahih} al-Bukhariy, dalam Kitab at-Tafsir, Bab Qul Ya ‘Ibadi allaz\ina Asrafu ‘ala Anfusihim, hlm. 1211, hadis nomor 4810; Muslim, Sahih} Muslim, dalam Kitab al-I
Asbabun Nuzul Surat Az-Zumar Ayat 53 - Imam as Suyuthi : Dulu Orang Murtad Tidak Bisa Kembali Kepada Agamanya
Tafsir Lengkap
Dibaca 13 kali
