Tema Al-Quran10 Ayat Terkait

Nabi Ibrahim as. diuji dengan mimpi diperintahkan menyembelih putranya

102

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يٰبُنَيَّ اِنِّيْٓ اَرٰى فِى الْمَنَامِ اَنِّيْٓ اَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرٰىۗ قَالَ يٰٓاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُۖ سَتَجِدُنِيْٓ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ ﴿١٠٢﴾

Falammā balaga ma‘ahus-sa‘ya qāla yā bunayya innī arā fil-manāmi annī ażbaḥuka fanẓur māżā tarā, qāla yā abatif‘al mā tu'mar(u), satajidunī in syā'allāhu minaṣ-ṣābirīn(a).

Ketika anak itu sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya, ia (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu! Insyaallah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang sabar.”

103

فَلَمَّآ اَسْلَمَا وَتَلَّهٗ لِلْجَبِيْنِۚ ﴿١٠٣﴾

Falammā aslamā wa tallahū lil-jabīn(i).

Ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) meletakkan pelipis anaknya di atas gundukan (untuk melaksanakan perintah Allah),

104

وَنَادَيْنٰهُ اَنْ يّٰٓاِبْرٰهِيْمُۙ ﴿١٠٤﴾

Wa nādaināhu ay yā ibrāhīm(u).

Kami memanggil dia, “Wahai Ibrahim,

105

قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَاۚ اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ ﴿١٠٥﴾

Qad ṣaddaqtar-ru'yā, innā każālika najzil-muḥsinīn(a).

sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu.” Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.

106

اِنَّ هٰذَا لَهُوَ الْبَلٰۤؤُا الْمُبِيْنُ ﴿١٠٦﴾

Inna hāżā lahuwal-balā'ul-mubīn(u).

Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

107

وَفَدَيْنٰهُ بِذِبْحٍ عَظِيْمٍ ﴿١٠٧﴾

Wa fadaināhu biżibḥin ‘aẓīm(in).

Kami menebusnya dengan seekor (hewan) sembelihan yang besar.650)

108

وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى الْاٰخِرِيْنَۖ ﴿١٠٨﴾

Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).

Kami mengabadikan untuknya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian,

109

سَلٰمٌ عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَ ﴿١٠٩﴾

Salāmun ‘alā ibrāhīm(a).

“Salam sejahtera atas Ibrahim.”

110

كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ ﴿١١٠﴾

Każālika najzil-muḥsinīn(a).

Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.

111

اِنَّهٗ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِيْنَ ﴿١١١﴾

Innahū min ‘ibādinal-mu'minīn(a).

Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang mukmin.