127
فَكَذَّبُوْهُ فَاِنَّهُمْ لَمُحْضَرُوْنَۙ ﴿١٢٧﴾
Fakażżabūhu fa'innahum lamuḥḍarūn(a).
Mereka kemudian mendustakannya (Ilyas). Sesungguhnya mereka akan diseret (ke neraka),
فَكَذَّبُوْهُ فَاِنَّهُمْ لَمُحْضَرُوْنَۙ ﴿١٢٧﴾
Fakażżabūhu fa'innahum lamuḥḍarūn(a).
Mereka kemudian mendustakannya (Ilyas). Sesungguhnya mereka akan diseret (ke neraka),
اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ ﴿١٢٨﴾
Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).
kecuali hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya).
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى الْاٰخِرِيْنَۙ ﴿١٢٩﴾
Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).
Kami mengabadikan untuknya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian,