7
فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِالدِّيْنِۗ ﴿٧﴾
Famā yukażżibuka ba‘du bid-dīn(i).
Maka, apa alasanmu (wahai orang kafir) mendustakan hari Pembalasan setelah (adanya bukti-bukti) itu?
فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِالدِّيْنِۗ ﴿٧﴾
Famā yukażżibuka ba‘du bid-dīn(i).
Maka, apa alasanmu (wahai orang kafir) mendustakan hari Pembalasan setelah (adanya bukti-bukti) itu?
اَلَيْسَ اللّٰهُ بِاَحْكَمِ الْحٰكِمِيْنَࣖ ﴿٨﴾
Alaisallāhu bi'aḥkamil-ḥākimīn(a).
Bukankah Allah hakim yang paling adil?