اِنَّا نَحْنُ نُحْيِ الْمَوْتٰى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوْا وَاٰثَارَهُمْۗ وَكُلَّ شَيْءٍ اَحْصَيْنٰهُ فِيْٓ اِمَامٍ مُّبِيْنٍࣖ ﴿١٢﴾
Terjemahan
Sesungguhnya Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati dan Kami (pulalah) yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab induk yang nyata (Lauh Mahfuz).
Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)
Asbabun Nuzul Surat Yasin Ayat 12 - Menjelaskan Bahwa Setiap Langkah Menuju Masjid akan Dicatat Sebagai Kebaikan di Sisi Allah
Banyak sahabat Ansar yang tinggal jauh dari Masjid Nabawi. Mereka pun ingin pindah agar dekat dengan masjid. Allah lalu menurunkan ayat ini untuk menjelaskan bahwa setiap langkah mereka menuju masjid akan dicatat sebagai kebaikan di sisi Allah.
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، قَالَ كَانَتْ بَنُو سَلِمَةَ فِي نَاحِيَةِ الْمَدِينَةِ فَأَرَادُوا النُّقْلَةَ إِلَى قُرْبِ الْمَسْجِدِ فَنَزَلَتْ هَذِهِ الآيَةُ : (إنَّا نَحْنُ نُحْيِي الْمَوْتَى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثَارَهُمْ ) فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: "إِنَّ آثَارَكُمْ تُكْتَبُ فَلَا تَنْتَقِلُوا". (1)
Abu Sa‘id al-Khudriy berkata, “Bani Salimah tinggal di pinggir kota Madinah. Karena itu, mereka ingin pindah ke tempat yang lebih dekat dengan Masjid Nabawi, lalu turunlah firman Allah, inna nahnu nuhyil-mauta wanaktubu ma qaddamu wa as\arahum. Usai ayat ini turun, Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Jejak langkah kalian menuju masjid akan ditulis (sebagai amal baik dalam buku catatan amal kalian) sehingga kalian tidak usah pindah tempat tinggal.’”
(1) Sahih; diriwayatkan oleh at-Tirmiz\iy, Sunan at-Tirmiz\iy, dalam Kitab at-Tafsir, Bab wa min Surah Yasin, hlm. 729, hadis nomor 3226. Hadis dengan informasi yang sama juga diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Simak bin Harb dari ‘Ikrimah dari Ibnu ‘Abbas. Simak bin Harb merupakan perawi yang diperdebatkan ke-s\iqah-annya. Ibnu Ma‘in dan Abu Hatim menganggapnya s\iqah, namun menurut Ahmad, ia kurang konsisten dalam meriwayatkan hadis (mudtarib al-hadis\). Menengahi kedua pendapat ini, Ya‘qub bin Syaibah mengatakan bahwa Simak memang kurang bagus periwayatannya dari ‘Ikrimah, tapi tidak dari perawi yang lain. Dengan demikian, sanad hadis Ibnu Majah dinilai sahih. Lihat: Ibnu Majah, Sunan Ibni Majah, tahqiq Muhammad Fu’ad ‘Abdul-Baqi, (Beirut: Dar Ihya’ al-Kutub al-‘Arabiyyah, t.th.), dalam Kitab al-Masajid, Bab al-Ab‘ad fa al-Ab‘ad min al-Masjid, juz 1, hlm. 258, hadis nomor 785.
Asbabun Nuzul Yasin Ayat 12 - Imam as Suyuthi : Allah Menuliskan Setiap Perbuatan Baik, Seperti Bani Salamah Yang Hidup Di Pinggiran Kota Madinah
Tafsir Lengkap
Dibaca 22 kali
