Surah 12Ayat 3 / 111

Yusuf

YusufMakkiyahJuz 12Halaman 235

نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ اَحْسَنَ الْقَصَصِ بِمَآ اَوْحَيْنَآ اِلَيْكَ هٰذَا الْقُرْاٰنَۖ وَاِنْ كُنْتَ مِنْ قَبْلِهٖ لَمِنَ الْغٰفِلِيْنَ ﴿٣﴾

Naḥnu naquṣṣu ‘alaika aḥsanal-qaṣaṣi bimā auḥainā ilaika hāżal-qur'ān(a), wa in kunta min qablihī laminal-gāfilīn(a).

Terjemahan

Kami menceritakan kepadamu (Nabi Muhammad) kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al-Qur’an ini kepadamu. Sesungguhnya engkau sebelum itu termasuk orang-orang yang tidak mengetahui.

Asbabun Nuzul (Sebab Turunnya Ayat)

Asbabun Nuzul Surat Yusuf Ayat 3 - Permintaan Sahabat kepada Rasulullah untuk Menceritakan Kisah Masa Lalu yang Bisa Diambil Hikmahnya

Ayat ini turun sebagai jawaban atas permintaan para sahabat kepada Nabi untuk menceritakan kepada mereka kisah-kisah masa lalu yang dapat diambil pelajaran.

عَنْ سَعْدٍ ابْنِ أَبِي الوَقَّاصِ قَالَ: أُنْزِلَ الْقُرْآنُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَتَلَا عَلَيْهِمْ زَمَانًا، فَقَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ لَوْ قَصَصْتَ عَلَيْنَا، فَأَنْزَلَ اللَّهُ: (الر تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْمُبِينَ) إِلَى قَوْلِهِ: (نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ أَحْسَنَ الْقَصَصِ) فَتَلَاهَا عَلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَمَانًا، فَقَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ لَوْ حَدَّثْتَنَا، فَأَنْزَلَ اللَّهُ: (اللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُتَشَابِهًا) الْآيَةَ، كُلُّ ذَلِكَ يُؤْمَرُونَ بِالْقُرْآنِ. (1)

Sa‘d bin Abi Waqqas berkata, “Al-Qur’an diturunkan kepada Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam, lalu beliau membacakannya di hadapan para sahabat selama beberapa waktu. (Merasa bosan), suatu saat mereka berkata, ‘Wahai Rasulullah, alangkah bahagianya kami andai engkau berkisah kepada kami.’ Turunlah setelah itu ayat, alif lam ra, tilka ayatul-kitabil-mubin … hingga firman-Nya, nahnu naqussu ‘alaika ahsanal-qasasi. Rasulullah lalu membacakannya kepada mereka selama beberapa waktu. Mereka pun berkata (dengan menunjukkan kebosanan mereka), ‘Wahai Rasulullah, alangkah bahagianya kami bila engkau memberi kami penjelasan.’ Allah pun menurunkan ayat, allahu nazzala ahsanal-hadisi kitaban mutasyabihan … hingga akhir ayat. Dalam hal-hal yang diminta itu mereka diperintah dengan Al-Qur’an.”

(1) Sahih; diriwayatkan oleh Ibnu Hibban, al-Hakim, dan Abu Ya‘la. Lihat: Ibnu Hibban, Sahih Ibni Hibban, dalam Kitab at-Tarikh, Bab Zikr as-Sabab allazi min Ajlih Anzala Allah Nahnu Naqussu ‘Alaik, hadis nomor 6209; al-Hakim, al-Mustadrak, dalam Kitab at-Tafsir, Bab Tafsir Surah Yusuf, juz 2, hlm. 376, hadis nomor 3319; Abu Ya‘la, Musnad Abi Ya‘la, (Damaskus: Dar al-Ma’mun lit-Turas, cet. 2, 1990) juz 2, hlm. 87–88, hadis nomor 740. Al-Hakim menilai sanad hadis ini sahih, dan disepakati oleh az-Z|ahabiy. Berbeda dengan keduanya, al-Haisamiy mengatakan bahwa sanad Abu Ya‘la lemah karena kedaifan Husain bin ‘Amr al-‘Anqaziy. Lihat: al-Haisamiy, Majma‘ az-Zawa’id, juz 10, hlm. 268, hadis nomor 17643. Riwayat ini juga disebutkan oleh at-Tabariy dan Ibnu Abi Hatim. Lihat: at-Tabariy, Jami‘ al-Bayan, juz 13, hlm. 8; Ibnu Abi Hatim, Tafsir al-Qur’an al-‘Azim, juz 7, hlm. 2099–2100, riwayat nomor 11323.

 

KisahPelajaranRasul

Asbabun Nuzul Surat Yusuf Ayat 3 - Imam as Suyuthi : Orang-Orang Yang Meminta Nasihat Kepada Muhammad

“Kami menceritakan kepadamu (Muhammad) kisah yang paling bagus dengan mewahyukan Al-Qur'an ini kepadamu, dan sesungguhnya engkau sebelum itu termasuk orang yang tidak mengetahui.”
Diriwayatkan oleh Al-Hakim dan yang lainnya dari Sa’id bin Abi Waqqash bahwasanya ia berkata, “Al-Qur'an diturunkan kepada Nabi lalu membacakannya kepada orang-orang, maka mereka berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana kalau engkau bercerita kepada kami?” Maka turunlah ayat, “Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik...” (1). Ibnu Abi Hatim menambahkan bahwa mereka lalu mengatakan, “Wahai Rasulullah, bagaimana kalau engkau beri kami nasihat?” Maka Allah menurunkan ayat, “Belum tibakah waktunya bagi orang'orang yang beriman, untuk secara khusyuk mengingat Allah... ” Ibnu Jarir meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwasanya mereka mengatakan, “Wahai Rasulullah, bagaimana jikalau engkau bercerita kepada kami?” Maka turunlah firman Allah, “Kami menceritakan kepadamu (Muhammad) kisah yang paling baik....” Ibnu Mardawaih meriwayatkan hadits senada dari Ibnu Mas’ud.
1. Shahih: Diriwayatkan oleh Al-Hakim (2/345) dan ia berkata, “Sanadnya shahih.” Dan seperti ini juga dikatakan oleh Adz-Dzahabi dan Ibnu Jarir (12/90/) dalam Bab At'Tafsir dan Al-Wahidi hlm. 226. 2. Al-Qurthubi berkata (4/3439): “Diriwayatkan bahwasanya orang-orang Yahudi bertanya kepada Nabi tentang kisah Nabi Yusuf, maka turunlah ayat ini.”
KisahSa’id bin Abi WaqqashWahyu

Tafsir Lengkap

Allah menurunkan ayat ini dan sesudahnya ketika sekelompok orang Yahudi meminta Nabi Muhammad menceritakan kisah Nabi Yusuf dan Nabi Yakub, lalu turunlah ayat berikut ini. Kami akan menceritakan kepadamu wahai Nabi Muhammad suatu kisah umat-umat terdahulu untuk menguatkan hatimu dan menjadi pelajaran bagi umatmu. Kisah ini adalah kisah yang paling baik karena sarat dengan pesan, nasihat, dan pelajaran yang diuraikan dengan susunan bahasa yang indah dan menarik. Kisah itu Kami turunkan dengan mewahyukan Al-Qur'an ini kepadamu, dan sesungguhnya engkau sebelum Kami mewahyukannya itu termasuk orang yang tidak mengetahui tentang kisah-kisah umat terdahulu. Kisah-kisah para nabi dan orang-orang saleh yang dipaparkan dalam Al-Qur'an adalah menjadi pelajaran bagi umat Nabi Muhammad, karena sarat dengan pesan-pesan moral serta nasihat.

Dibaca 24 kali