قَالُوْا جَزَاۤؤُهٗ مَنْ وُّجِدَ فِيْ رَحْلِهٖ فَهُوَ جَزَاۤؤُهٗۗ كَذٰلِكَ نَجْزِى الظّٰلِمِيْنَ ﴿٧٥﴾
Qālū jazā'uhū maw wujida fī raḥlihī fa huwa jazā'uh(ū), każālika najziẓ-ẓālimīn(a).
Terjemahan
Mereka (saudara-saudara Yusuf) menjawab, “Hukumannya ialah siapa yang ditemukan dalam karungnya (barang yang hilang itu), maka dialah sendiri balasannya (dijadikan hamba sahaya).376) Demikianlah kami memberikan hukuman kepada orang-orang zalim.”
Catatan Kaki:376) Menurut syariat Nabi Ya‘qub a.s., hukuman bagi pencuri adalah dijadikan hamba sahaya selama satu tahun.
Tafsir Lengkap
Mereka, anak-anak Nabi Yakub, menjawab, “Hukumannya ialah pada siapa ditemukan dalam karungnya piala yang hilang itu, maka dia sendirilah yang akan menerima hukumannya, bukan yang lain. Demikianlah ajaran agama kami; memberi hukuman kepada orang-orang zalim.”
Dibaca 12 kali
