Tema Al-Quran27 Ayat Terkait

Nabi Musa as. memberi tanda-tanda kenabian dan Fir'aun mendustakannya

34

قَالَ لِلْمَلَاِ حَوْلَهٗٓ اِنَّ هٰذَا لَسٰحِرٌ عَلِيْمٌۙ ﴿٣٤﴾

Qāla lil-mala'i ḥaulahū inna hāżā lasāḥirun ‘alīm(un).

Dia (Fir‘aun) berkata kepada para pemuka di sekitarnya, “Sesungguhnya dia (Musa) ini benar-benar seorang penyihir yang sangat pandai.

35

يُّرِيْدُ اَنْ يُّخْرِجَكُمْ مِّنْ اَرْضِكُمْ بِسِحْرِهٖۖ فَمَاذَا تَأْمُرُوْنَ ﴿٣٥﴾

Yurīdu ay yukhrijakum min arḍikum bisiḥrih(ī), fa māżā ta'murūn(a).

Dia hendak mengeluarkanmu dari negerimu dengan sihirnya. Maka, apa yang kamu sarankan?”

36

قَالُوْٓا اَرْجِهْ وَاَخَاهُ وَابْعَثْ فِى الْمَدَاۤىِٕنِ حٰشِرِيْنَۙ ﴿٣٦﴾

Qālū arjih wa akhāhu wab‘aṡ fil-madā'ini ḥāsyirīn(a).

Mereka berkata, “Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya serta utuslah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (penyihir).

37

يَأْتُوْكَ بِكُلِّ سَحَّارٍ عَلِيْمٍ ﴿٣٧﴾

Ya'tūka bikulli saḥḥārin ‘alīm(in).

Mereka akan mendatangkan kepadamu semua penyihir yang sangat pandai.”

38

فَجُمِعَ السَّحَرَةُ لِمِيْقَاتِ يَوْمٍ مَّعْلُوْمٍۙ ﴿٣٨﴾

Fa jumi‘as-saḥaratu limīqāti yaumim ma‘lūm(in).

Maka, dikumpulkanlah para penyihir pada waktu (yang ditetapkan) pada hari yang telah ditentukan.

39

وَّقِيْلَ لِلنَّاسِ هَلْ اَنْتُمْ مُّجْتَمِعُوْنَۙ ﴿٣٩﴾

Wa qīla lin-nāsi hal antum mujtami‘ūn(a).

Lalu, diumumkan kepada orang banyak, “Apakah kamu semua sudah berkumpul?

40

لَعَلَّنَا نَتَّبِعُ السَّحَرَةَ اِنْ كَانُوْا هُمُ الْغٰلِبِيْنَ ﴿٤٠﴾

La‘allanā nattabi‘us-saḥarata in kānū humul-gālibīn(a).

(Tujuannya) supaya kita mengikuti para penyihir itu jika mereka jadi para pemenang.”